Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Ketiga, pemberdayaan ekonomi lokal berbasis BUMDes dan Koperasi.
Pengadaan bahan baku makanan (beras, telur, daging, sayur, dan susu) wajib mengutamakan penyerapan hasil tani, ternak, dan nelayan lokal melalui BUMDes dan Koperasi Desa.
Langkah ini akan mencegah monopoli vendor besar sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat bawah.
Keempat, digitalisasi transparansi rantai pasok dan audit kualitas gizi.
Mengembangkan sistem pemantauan digital (digital monitoring) terpadu untuk mencatat distribusi bahan baku, menu harian, hingga penilaian kecukupan gizi mikro/makro harian anak, yang dapat diakses oleh publik dan komite sekolah.
Dan evaluasi ini tidak bisa mengandalkan pimpinan BGN, tetapi langsung melibatkan Presiden Prabowo.
Pasalnya, karut-marut program ini telah menghambat jalannya program sebagaimana yang dicita-citakan oleh Presiden.
Evaluasi dan tindakan konkret Presiden menentukan sukses atau tidaknya MBG ini.*(nasional.kompas.com)
*) Penulis adalah Dosen dan Mantan Anggota Komisi III DPR RI
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.