BREAKING NEWS
Jumat, 31 Juli 2026

Karut-marut MBG hingga Putusan MK: Menanti Langkah Konkret Presiden

Redaksi - Jumat, 31 Juli 2026 14:18 WIB
Karut-marut MBG hingga Putusan MK: Menanti Langkah Konkret Presiden
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tahun Ajaran Baru 2026/2027 di beberapa sekolah dan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Jakarta Pusat, pada Senin (13/7). (foto: Dok. BGN)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ketiga, pemberdayaan ekonomi lokal berbasis BUMDes dan Koperasi.

Pengadaan bahan baku makanan (beras, telur, daging, sayur, dan susu) wajib mengutamakan penyerapan hasil tani, ternak, dan nelayan lokal melalui BUMDes dan Koperasi Desa.

Langkah ini akan mencegah monopoli vendor besar sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat bawah.

Keempat, digitalisasi transparansi rantai pasok dan audit kualitas gizi.

Mengembangkan sistem pemantauan digital (digital monitoring) terpadu untuk mencatat distribusi bahan baku, menu harian, hingga penilaian kecukupan gizi mikro/makro harian anak, yang dapat diakses oleh publik dan komite sekolah.

Dan evaluasi ini tidak bisa mengandalkan pimpinan BGN, tetapi langsung melibatkan Presiden Prabowo.

Pasalnya, karut-marut program ini telah menghambat jalannya program sebagaimana yang dicita-citakan oleh Presiden.

Evaluasi dan tindakan konkret Presiden menentukan sukses atau tidaknya MBG ini.*(nasional.kompas.com)


*) Penulis adalah Dosen dan Mantan Anggota Komisi III DPR RI

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Istana Gelar Upacara HUT Ke-81 RI di Jakarta, Siapkan 500 Ribu Porsi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Presiden Dipilih Bukan untuk Memenangkan Survei
Prabowo Bakal Kumpulkan Seluruh Kepala Daerah, Ada Agenda Besar Apa?
Dilaporkan KWP ke MKD DPR Soal Ucapan "Kayak Sirkus", Deddy Sitorus: Saya Tidak Menyebut Wartawan, Jangan Memfitnah!
Kapolri Mutasi 14 Kapolres, AKBP Adi Dharma Pramudhita Jadi Kapolres Asahan yang Baru
Jurnalis dan Masyarakat Sipil Gelar Aksi di Medan, Desak Presiden Prabowo Klarifikasi Pernyataan "Londo Ireng"
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru