Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Jika fokus pemerintah terpecah, terjebak pada arus turbulensi politik dari dalam dan luar pemerintahan, maka yang menjadi korban adalah rakyat.
Fokus dan konsistensi yang menjaga stabilitas mutlak diperlukan oleh Prabowo dan rezim yang ia pimpin hari ini.
Angka kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan menjadi alarm nyaring yang tak bisa diabaikan.
Survei Tempo Data Science yang digelar 31 Juli-11 Agustus 2026 menunjukkan bahwa hanya 37 persen publik yang puas dengan kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran.
Sekitar 62 persen menyatakan tidak puas dan hanya memberikan nilai 5,7 dalam skala 1-10.
Jauh sebelum Tempo Data Science merilis hasil temuannya, Puspoll Indonesia telah merilis terlebih dahulu tren penurunan kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
Survei yang digelar pada 18-26 Mei 2026 terhadap 2.400 responden tersebut menunjukkan bahwa hanya 64,8 persen publik yang puas.
Angka ini turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 67,7 persen.
Temuan dari Tempo Data Science dan Puspoll Indonesia ini setali tiga uang dengan hasil survei yang dilakukan oleh Indopol dan SMRC—sama-sama menunjukkan peningkatan ketidakpuasan publik.
Apa makna dari hasil survei ini?
Jika ketidakpuasan itu boleh bersuara dan berbicara, boleh jadi substansinya adalah kritik terhadap dinamika pemerintahan yang berjalan hari ini.
Langkah Strategis Rekonsolidasi Kekuatan
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.