Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Jangan sampai informasi yang masuk adalah informasi saringan yang justru menjauhkan Prabowo dari rakyat.
Keempat, mengevaluasi kembali kebijakan politik dan ekonomi yang berjalan.
Dalam politik pemerintahan, tidak tabu bagi seorang penguasa untuk mengeliminasi kebijakan atau programnya jika mendapatkan resistensi tinggi dari rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi.
Keberanian seorang pemimpin untuk mengoreksi kekeliruan justru dapat menaikkan muruah pemerintahan itu sendiri.
Program MBG, misalnya, terlalu gigantis untuk ruang fiskal negara yang sempit, terlebih lagi dalam situasi bencana di mana-mana saat ini.
Kelima, merevitalisasi fungsi-fungsi kelembagaan dan aparatur negara.
Eksistensi aparatur negara seperti TNI/Polri/ASN harus dipertajam kehadirannya dalam memberikan pelayanan kepada publik.
Netralitas mereka harus dijaga untuk menjadi pelayan rakyat, bukan pengabdi kekuasaan.
Kinerja mereka yang apik dan nyata di masyarakat akan menebalkan keyakinan masyarakat itu sendiri bahwa rezim yang berjalan hari ini patut dijaga kesinambungannya hingga masa pemerintahannya paripurna pada 2029 nanti.
Semoga.*(nasional.kompas.com)
*) Penulis adalah Tenaga Ahli di DPR RI, Alumnus Lemhannas RI, Direktur Eksekutif Baturaja Project
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.