DPC PSI Binjai Selatan Hadiri Salat Iduladha Bersama Gubernur Sumut di Lapangan Merdeka Binjai
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
BITVONLINE.COM MEDAN -Ketika kita duduk untuk makan bersama orang lain, perbedaan dalam kecepatan menyantap makanan seringkali menjadi perhatian. Ada yang menyelesaikan sepiring dalam waktu singkat dengan suapan besar, sementara yang lain memakan hidangan mereka dengan santai selama setengah hingga satu jam penuh. Pertanyaan yang muncul, mana yang sebenarnya lebih baik bagi kesehatan tubuh?
Dr. Jessica Beh, seorang dokter keluarga di DTAP@Robertson, menjelaskan bahwa waktu makan seseorang dapat diklasifikasikan sebagai cepat atau lambat berdasarkan durasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan makanan. “Rata-rata, kebanyakan orang dewasa memerlukan sekitar 30 menit untuk makan utama dan sekitar 20 menit untuk camilan,” ujarnya.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecepatan MakanDr. Beh menyebutkan bahwa orang yang cenderung makan lambat mungkin terpengaruh oleh gangguan distraksi selama makan atau masalah kesehatan gigi yang membuat mengunyah menjadi sulit. Sebaliknya, mereka yang makan dengan cepat sering kali disesuaikan dengan gaya hidup yang sibuk, seperti pekerjaan yang menuntut, kegiatan akademik, atau sebagai orang tua dengan waktu makan terbatas.
Risiko dan Dampak KesehatanSebuah studi menunjukkan bahwa orang yang makan dengan cepat cenderung mengalami kenaikan berat badan lebih signifikan dibandingkan dengan mereka yang makan lambat atau dengan porsi sedang. Proses hormonal tubuh membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk merespons kecukupan makanan, sehingga mereka yang makan terlalu cepat mungkin tidak merasa kenyang secara optimal dan cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori.
Namun, makan terlalu lambat juga tidak sepenuhnya bebas risiko. Dr. Leslie Heinberg dari Cleveland Clinic menyoroti bahwa stres, kecemasan, atau tekanan emosional juga dapat mempengaruhi pola makan seseorang.
Rekomendasi PakarPakar menyarankan agar setiap gigitan makanan dikunyah sekitar 20 hingga 30 kali untuk membantu proses pencernaan dan penyerapan nutrisi secara optimal. Selain itu, menjaga keseimbangan antara makan dengan porsi yang cukup dan dengan kecepatan yang memungkinkan tubuh merespons secara tepat adalah kunci untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh.
KesimpulanKesadaran akan cara makan dan kecepatannya penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Masing-masing individu memiliki kebutuhan yang berbeda, namun mengambil waktu untuk menikmati makanan dengan perlahan dan mengunyah dengan baik dapat membantu dalam mencapai keseimbangan nutrisi dan menjaga berat badan yang sehat.
(N/014)
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Raya Baitur
NASIONAL
JOKOWI Sekretaris Jenderal Relawan Pro Jokowi (Projo), Freddy Damanik, menyatakan bahwa kegiatan Joko Widodo berkeliling ke sejumlah daera
POLITIK
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Masjid Istiqlal, Jakarta, menerima sejumlah hewan kurban dari masyarakat nonMus
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam forum Dewan Keamanan Perserikatan BangsaBangsa (PBB) menilai situasi di Palestina, khususnya
NASIONAL
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution merespons desakan pemberian kompensasi kepada warga yang terdampak pemadaman listrik total
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan dua
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terus berada dalam tekanan dan semakin mendekati angka keramat versi warganet di kisaran Rp17.845 per dolar
EKONOMI
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026. Ajang fes
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan masyarakat di Lapang
PEMERINTAHAN