BPA Luncurkan BPA Fair 2026, Dorong Optimalisasi Lelang Aset Negara dengan Target Rp100 Miliar Lebih
JAKARTA Badan Pemulihan Aset (BPA) resmi meluncurkan BPA Fair 2026 sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemulihan aset negar
EKONOMI
JAKARTA -Indonesia kembali mencatat sejarah gemilang dalam dunia sepak bola Asia. Timnas Garuda telah resmi melangkah ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia setelah berhasil meraih tiket tersebut dari Grup F kualifikasi sebelumnya. Prestasi ini menjadikan Indonesia sebagai satu-satunya negara dari Asia Tenggara yang berhasil mencapai babak selanjutnya, melampaui negara-negara sejawat seperti Myanmar, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.
Perjalanan menuju Putaran Ketiga ini tidaklah mudah. Timnas Indonesia, di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong, menunjukkan performa yang impresif dengan mengemas 10 poin dari enam pertandingan. Mereka berhasil mencatatkan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan, yang membuat mereka finis di peringkat kedua klasemen Grup F.
Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia menjadi ujian berat bagi skuat Garuda. Mereka akan berhadapan dengan 17 negara terbaik Asia lainnya untuk merebut 8+1 tiket langsung ke Piala Dunia 2026. AFC akan melakukan drawing untuk pembagian grup pada 27 Juni 2024 di Kuala Lumpur, Malaysia. Setiap grup akan diisi enam tim yang akan saling bertanding dalam sepuluh laga, baik kandang maupun tandang.
Prestasi ini menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Indonesia, di mana untuk pertama kalinya tim nasional bisa bersaing dalam babak yang memperebutkan tiket langsung ke turnamen sepak bola terbesar di dunia. Sebelumnya, Thailand dan Vietnam juga pernah mencapai Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia, namun gagal melanjutkan perjuangan mereka ke babak berikutnya.
Arthur Irawan, mantan pemain Persik Kediri, menyambut baik prestasi yang diraih oleh timnas Indonesia. Ia berharap agar tim Garuda mampu menunjukkan performa terbaik mereka di Putaran Ketiga. Meskipun tantangan akan sangat berat, Arthur yakin bahwa timnas Indonesia memiliki potensi dan kualitas yang dapat bersaing di level Asia.
“Semoga timnas Indonesia bisa melanjutkan prestasinya di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Apapun yang terjadi, saya sudah bangga dengan pencapaian mereka,” ujar Arthur Irawan.
Dengan perbaikan prestasi yang terus menerus, timnas Indonesia semakin menunjukkan bahwa mereka layak diperhitungkan di kancah sepak bola Asia. Dukungan dari seluruh pecinta sepak bola Tanah Air diharapkan dapat memberikan semangat tambahan bagi skuat Garuda dalam menghadapi tantangan berikutnya menuju Piala Dunia 2026. Selamat dan semoga sukses untuk timnas Indonesia!
(N/014)
JAKARTA Badan Pemulihan Aset (BPA) resmi meluncurkan BPA Fair 2026 sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemulihan aset negar
EKONOMI
MEDAN Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada Saiful Bahri alias Pon (47), kurir narkotika
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa Rancangan UndangUndan
POLITIK
BATU BARA Wacana pemekaran wilayah yang mengusung pembentukan Provinsi Sumatera Pantai Timur kembali memantik perhatian publik. Kali ini
POLITIK
JAKARTA Pemerintah terus mendorong penguatan ketahanan energi nasional melalui diversifikasi bauran energi, termasuk opsi pengembangan P
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Indonesia saat ini berada dalam kondisi survival mode ekonomi di tengah
EKONOMI
MEDAN Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya perusahaan menyesuaikan penugasan peserta magang dengan latar be
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan klarifikasi terkait pernyataannya mengenai kebutuhan hingga 19.000 e
EKONOMI
JAKARTA Tim penasihat hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim menyampaikan keberatan atas perce
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengingatkan bahwa risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun 2026 diper
PEMERINTAHAN