BREAKING NEWS
Rabu, 02 September 2026

Guncang Danau Toba, 2.000 Peserta Paduan Suara Siap Tumpah Ruah Ramaikan The Caldera Culture Festival 2026 di Samosir

Abyadi Siregar - Rabu, 02 September 2026 14:25 WIB
Guncang Danau Toba, 2.000 Peserta Paduan Suara Siap Tumpah Ruah Ramaikan The Caldera Culture Festival 2026 di Samosir
Temu Pers bersama dengan Panitia TCCF 2026 yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut, berlangsung di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponengoro Nomor 30 Medan, Rabu (2/9/2026). (Foto: Dinas Komunikasi dan Informatika
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SAMOSIR - Kabupaten Samosir akan menjadi tuan rumah The Caldera Culture Festival (TCCF) 2026 yang dirangkaikan dengan Samosir International Choir Competition (SICC) 2026. Sekitar 2.000 peserta paduan suara dari berbagai daerah di Indonesia dijadwalkan ikut memeriahkan acara tersebut.

TCCF 2026 akan digelar pada 24-27 September 2026 di Kabupaten Samosir, kawasan Danau Toba. Festival ini mengusung tema "Gema Tanah Toba: Dari Tanah Toba Menyatukan Ragam Suara dan Budaya".

Ajang tersebut tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni dan kompetisi paduan suara. TCCF 2026 juga memadukan unsur budaya, pariwisata, kepedulian lingkungan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat di kawasan Danau Toba.

Baca Juga:

Ketua Steering Committee TCCF 2026 Mora Nasution mengatakan festival tersebut diharapkan memberikan pengalaman yang lebih luas bagi peserta maupun wisatawan yang datang ke Samosir.

"TCCF bukan hanya panggung pertunjukan. Kami ingin orang datang ke Samosir, mengenal budaya, menikmati Danau Toba, bertemu dengan masyarakat dan pelaku UMKM, lalu pulang membawa pengalaman yang baik," ujar Mora saat Temu Pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara di Medan, Rabu (2/9/2026).

Mora mengatakan Indonesia memiliki tradisi dan prestasi yang kuat di bidang paduan suara. Karena itu, SICC diharapkan dapat menjadi ruang bagi talenta paduan suara Indonesia untuk berkembang dan berkiprah di tingkat internasional.

"Ini event paduan suara. Indonesia dikenal sebagai paduan suara juara dunia. Kalau memang ini bisa menjadi perwakilan di tingkat dunia, tentu menjadi kebanggaan kita bersama," katanya.

Penyelenggaraan TCCF 2026 merupakan hasil kolaborasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan Pemerintah Kabupaten Samosir sebagai tuan rumah.

Untuk menjaga kualitas kompetisi, SICC 2026 akan menghadirkan dewan juri dari sejumlah negara, yakni Latvia, Singapura, Malaysia serta Indonesia.

Selain kompetisi paduan suara dan pertunjukan seni, TCCF 2026 juga membawa misi pelestarian lingkungan. Sejumlah kegiatan lingkungan akan dilakukan, termasuk penanaman bibit pohon di kawasan Danau Toba dan penebaran benih ikan di perairan danau.

Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian ekosistem Danau Toba sekaligus mendukung keberlanjutan status Toba Caldera UNESCO Global Geopark.

Mewakili Bupati Samosir, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir Tetty Naibaho menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan TCCF dan SICC 2026.

Menurut Tetty, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menggabungkan promosi seni, budaya dan pariwisata dengan penguatan ekonomi masyarakat serta pelestarian lingkungan.

Melalui penyelenggaraan TCCF 2026 dan SICC 2026, Samosir diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata budaya sekaligus lokasi penyelenggaraan event internasional di kawasan Danau Toba.

Sebagai tuan rumah, Pemkab Samosir terus melakukan persiapan, termasuk memberikan edukasi kepada pelaku UMKM, pengelola hotel, homestay dan masyarakat agar siap memberikan pelayanan kepada para pengunjung.

Tetty mengatakan Samosir menargetkan dapat melayani sekitar 3.000 pengunjung setiap hari selama acara berlangsung. Para pelaku usaha pariwisata juga diimbau tidak menaikkan tarif secara tidak wajar selama event.

"Ini merupakan momentum untuk memeriahkan Samosir. Kita berharap seluruh pelaku usaha dapat mendukung melalui ketaatan terhadap aturan dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada para tamu," ujarnya.

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, TCCF 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertunjukan dan kompetisi, tetapi juga mendorong promosi Danau Toba, membuka peluang ekonomi bagi masyarakat serta memperkuat komitmen terhadap kelestarian lingkungan.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Masih Ada Satu Titik Karhutla di Sumut, Api Bakar 3 Hektare Hutan Samosir
Tiga Wilayah Sumut Dilanda Karhutla dalam Lima Hari, Total 13 Hektare Lahan Terbakar
Karhutla Terjadi di Samosir, Lima Hektare Hutan Lindung Bukit Sitalmak Terbakar
Sidang Korupsi Waterfront City Samosir, Saksi Hutama Karya Sebut Volume Pekerjaan Sudah Sesuai
Demi Ketahanan Pangan, Pemprov Sumut Gelontorkan Rp2,5 Miliar untuk PLTS Pompa Air di Samosir
Kasus Korupsi Waterfront City Samosir, Hakim: Kebenaran Harus Diungkap, Tak Ada yang Ditutup-Tutupi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru