Menhaj Sebut 14.115 Jemaah Umrah Masih Tertahan di Arab Saudi karena Gangguan Penerbangan
JAKARTA Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menyebutkan, sebanyak 50.374 jemaah umrah masih berada di Arab Saudi per 11
NASIONAL
JAKARTA -Di sebuah pagi yang bersemangat, Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut kedatangan seorang tokoh politik yang cukup mencuri perhatian, Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. Langkah mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) itu terarah menuju ruang pemeriksaan, dipandu oleh keinginan taat hukum sebagai seorang warga negara.
Pukul 09.38 WIB, Hasto tiba di depan Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, sambutannya singkat namun tegas. Dihadapkan pada deretan mikrofon dan lensa kamera yang menyorot wajahnya, ia menegaskan komitmennya: “Sesuai komitmen saya sebagai warga negara yang taat hukum, hari ini datang memenuhi panggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi.”
Saat itu, ia tampak tenang, layaknya seorang pelaut yang mengarungi lautan badai dengan keyakinan yang teguh. Namun, pertanyaan tersemat dalam benak banyak orang: di mana Harun Masiku, tersangka korupsi yang masih buron?
Tanpa kehilangan kekhusyukan, Hasto menjawab pertanyaan yang menggantung itu dengan satu kata, “Nanti, nanti.” Kata-kata singkat itu membawa aura misteri, mendorong rasa ingin tahu yang semakin memuncak.
Namun, hari itu bukanlah tentang Harun Masiku semata. Lebih dari sekadar keberadaan satu tersangka, KPK sedang merajut kisah panjang perjuangan melawan korupsi, sejalan dengan upayanya dalam menggencarkan penyidikan kasus pergantian antarwaktu.
Pemeriksaan hari itu bukanlah pertama bagi Hasto. Baginya, ini merupakan kali ketiga ia diperiksa terkait kasus yang sama. Sejak Januari dan Februari 2020, ia telah menjadi saksi bagi KPK dalam upaya mereka membersihkan ranah politik dari korupsi.
Seiring langkahnya yang mantap memasuki Gedung KPK, berbagai spekulasi dan harapan menyelimuti pikiran banyak orang. Bagaimana pemeriksaan kali ini akan berlangsung? Apakah akan membawa jawaban atas misteri keberadaan Harun Masiku?
Demikianlah, di tengah hiruk pikuk pemeriksaan dan riuh rendah pertanyaan, Hasto Kristiyanto melanjutkan langkahnya, memegang teguh prinsip taat hukum, sambil membawa satu-satunya bekal: surat undangan dari KPK.
Di ujung koridor keadilan, masih terdengar desiran harapan: harapan akan keadilan yang tegak, harapan akan pemberantasan korupsi yang menyeluruh. Dan dalam cerita yang terus bergulir, nama Hasto Kristiyanto menjadi satu lembaran penting, mengukir jejak dalam kisah perjuangan melawan korupsi di tanah air.
(N/014)
JAKARTA Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menyebutkan, sebanyak 50.374 jemaah umrah masih berada di Arab Saudi per 11
NASIONAL
JAKARTA Tersangka kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke7 Joko Widodo, Rismon Hasiholan Sianipar, resmi mengajukan permohonan restorativ
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKANBARU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi memindahkan penahanan Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, beserta dua tersangka lain
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara mulai menyalurkan bantuan pangan untuk alokasi Februari dan Maret 2026. Tahun ini, jumlah peneri
EKONOMI
JAKARTA Komisi VIII DPR menggelar rapat bersama Kementerian Haji dan Umrah untuk membahas kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 di t
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan di Kabupat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku mendapat banyak kritik dari warganet di media sosial setelah nilai tukar rupiah se
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 mengalami defisit Rp135,7 triliun hingga 28 Februari 20
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah memastikan proses penyidikan terkait tragedi longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Banta
HUKUM DAN KRIMINAL
TEHERAN Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, memperingatkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tentang
INTERNASIONAL