Wali Kota Medan: Rumah Anak SIGAP Harus Berjalan Berkelanjutan, Bukan Hanya Launching
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan program Rumah Anak SIGAP yang digagas Tanoto Fou
PEMERINTAHAN
JAKARTA -Dalam suasana politik yang semakin memanas jelang Pemilihan Umum 2024, perseteruan antara Capres nomor urut 1, Anies Baswedan, dan pemerintah mengenai pembahasan program kerja calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, menjadi sorotan utama. Anies Baswedan menyoroti keputusan pemerintah untuk membahas program-program pasangan calon presiden yang belum terpilih secara legal, menimbulkan pertanyaan tentang etika dalam politik.
Dalam sebuah wawancara di Jakarta Utara, Anies menegaskan bahwa seharusnya pemerintah mengakomodasi program-program kerja yang dijanjikan oleh presiden terpilih setelah keputusan resmi Pemilu dikeluarkan. Namun, pembahasan program-program tersebut telah dimulai sebelum proses pemilihan selesai, menurut Anies, merupakan suatu masalah etika yang serius.
Anies Baswedan menggarisbawahi pentingnya keterbukaan dalam demokrasi, namun menegaskan bahwa keterbukaan tersebut seharusnya dimulai setelah keputusan resmi Pemilu diumumkan. Ia mempertanyakan legalitas dari pembahasan tersebut jika dilakukan sebelum keputusan final Pemilu. Anies juga menekankan pentingnya mengikuti aturan hukum dalam menjalankan negara, bukan hanya mengandalkan keputusan pribadi.
Di sisi lain, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah adanya pembahasan spesifik mengenai program makan siang gratis yang diusulkan oleh Prabowo-Gibran dalam sidang kabinet paripurna. Jokowi menegaskan bahwa instruksinya adalah program-program presiden terpilih harus dimasukkan dalam rencana anggaran 2025, sesuai dengan prinsip percepatan anggaran.
Perseteruan antara Anies Baswedan dan pemerintah, serta bantahan dari Presiden Jokowi, menyoroti kompleksitas politik di Indonesia menjelang Pemilihan Umum. Pertanyaan tentang etika dalam pembahasan program-program calon presiden yang belum terpilih secara legal menjadi pusat perdebatan, sementara politisi dan pemimpin negara berusaha menjelaskan dan mempertahankan posisi mereka masing-masing dalam konteks politik yang terus berkembang.
(K/09)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan program Rumah Anak SIGAP yang digagas Tanoto Fou
PEMERINTAHAN
BINJAI Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai menggandeng Bank Mandiri dalam upaya memperkuat sinergi program pencegahan dan pember
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menerima bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia berupa sapi kurban berbobot 1,
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto yang pernah menyatakan akan mengambil unsur terbaik dari sosialisme dan kapitalisme dinilai tengah mem
EKONOMI
JAKARTA Sejumlah asosiasi petani hingga pelaku usaha kelapa sawit mengadukan anjloknya harga Tanda Buah Segar (TBS) kepada Wakil Menteri
PERTANIAN AGRIBISNIS
LAOS Tim penyelamat gabungan Laos dan Thailand bersama sejumlah ahli internasional berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi tujuh warga d
INTERNASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Yorrys Raweyai menilai praktik eksploitasi sumber daya alam di Papua bukanlah fenomena
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menyatakan pihaknya mendukung langkah pemerintah dalam melakukan efisiens
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) oleh aparatur sipil
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,3 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026.
PEMERINTAHAN