Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi Diduga Terima Duit Suap Impor dan Cukai
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan penerimaan aliran uang oleh pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (D
HUKUM DAN KRIMINAL
Serdang Bedagai – Kisruh polemik partai berlambang matahari tak unjung redah mantan Sekertaris Partai Amanat Nasional (PAN) Serdang Bedagai H.Sahlan Siregar bicara, Jumat (18/11) di Caffe Sehati jalan kabupaten kecamatan Perbaungan.
Saat di tanya sebagai mantan Sekertaris Partai Amanat Nasional apakah dimasa bapak kompensasi kepada caleg yg kalah itu ada dan bila ada apakah kopensasi dapat terealisasi jawab H. Sahlan Siregar “Iya Benar saya sejak thn 2000 sampai dengan 2015 sejak di Kabupaten Deli Serdang ( sebelum Kabupaten Sergai ini ada ) sudah beberapa periode duduk sebagai sekretaris di DPD PAN. Dan saya juga sebagai salah satu DEKLARATOR PAN di Kabupaten Deli Serdang dan Sergai”.
Lanjutnya sewaktu saya menjabat sebagai sekretaris DPD PAN, semua MOu kesepakatan tentang kontribusi kompensasi kepada para caleg yang tidak terpilih dan yang memenuhi persyaratan kouta yang di sepakati di depan notaris dalam rapat PH DPD PAN Sergai semuanya terealisasi dengan sempurna di berikan dan tepat 1 tahun paling lama setelah pelantikan.
Kebetulan EXECUTOR penarikan dana dari para caleg yg terpilih adalah saya ( sesuai perintah ketua DPD pada waktu itu) .Saya katakan kepada caleg yg terpilih “MALULAH KITA SBG ANGGOTA DPRD TERPILIH KOK MENGINGKARI PERJANJIAN DI INTERNAL PAN SENDIRI”.
Sehingga semua program kerja partai semakin lancar pada periode saya, dan akhirnya PAN keluar sebagai partai pemenang pemilu di tahun 2014.
Sehingga mengantarkan dan mengamanahkan kepada saya sebagai Ketua DPRD 2014 – 2019.
Alhamdulillah amanah itu saya selesaikan dgn tuntas sampai dengan akhir periode dengan baik.
Lebih lanjut H. Sahlan mengatakan Kenapa kok sekarang ini pimpinan DPD PAN Sergai tak mengikuti kejayaan PAN dimasa saya dan pak Sayutinur untuk KONSISTEN TERHADAP KOMITMEN yg sdh di sepakati diatas kertas bermaterai yang cukup dan di hadapan notaris??.. MALU LAH.
Kalian anggota DPRD yg terpilih yang menunda – nunda pembayaran kompensasi kontribusi kepada caleg yang tidak terpilih.
Terus terang… Saat ini saya sdh keluar dari PAN walau pun sdh pernah 3 periode di DPRD Kabupaten Sergai. Kenapa?? KARENA… MANAJERIAL KEPEMIMPINAN DPD PAN SERGAI yg skrg ini… Sudah tidak sesuai dengan plat form PAN yang dulu terkenal dengan REFORMIS.
Maklumlah pemimpin yang ada di PAN sergai sekarang ini banyak yang INSTAN, Sehingga Banyak kader kader PAN yang lama yang sudah berdarah – darah sekarang hijrah ke parpol besar yang lebih kooperatif dan transparansi dalam pengelolaan management admintrasi parpol dan keuangan parpol .
Sementara itu Ketua Partai Amanat Sergai Junaidi saat di konfirmasi melalu WhatsApp mengatakan saya lagi konsentrasi dengan anak saya yang sakit karena mengalami kecelakaan.
Begitu juga dengan Nahwan salah satu Anggota DPRD yang terpilih dari Dapil II Kecamatan Teluk Mengkudu dan Tanjung Beringin tidak menjawab tapi membaca konfirmasi melalui WhatsApp Sampai berita ini di terbitkan tidak memberi jawaban.
(Lbs)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan penerimaan aliran uang oleh pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (D
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah pihak menanggapi kritik dari beberapa pengamat yang mendesak penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan alas
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan alasan kenaikan pangkat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya menjad
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan kebijakan penyesuaian biaya tambahan bahan bakar atau fuel surcharge untuk tarif p
EKONOMI
KAZAN Pemerintah Indonesia dan Rusia menyepakati penguatan kerja sama di sektor energi, mulai dari pengembangan pembangkit listrik tenaga
NASIONAL
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa Jakarta masih berstatus sebagai ibu kota negara Republik Indonesia hingga diterbitkann
NASIONAL
BATU BARA Keluhan terhadap layanan ATM di BRI Unit Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, kembali mencuat. Nasabah menilai mesin ATM setor
PERISTIWA
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia menyoroti anggaran pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat senilai Rp27 miliar yang dikelola Ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen pada triwulan I2026 me
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi terkait fasilitas pembiayaan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indo
HUKUM DAN KRIMINAL