Diusulkan Jadi Jampidsus, Harta Kekayaan Kuntadi Tercatat Rp3,67 Miliar
JAKARTA Nama Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung, Kuntadi, menjadi perhatian publik setelah diusulkan sebagai calon Jaksa
NASIONAL
Serdang Bedagai – Kisruh polemik partai berlambang matahari tak unjung redah mantan Sekertaris Partai Amanat Nasional (PAN) Serdang Bedagai H.Sahlan Siregar bicara, Jumat (18/11) di Caffe Sehati jalan kabupaten kecamatan Perbaungan.
Saat di tanya sebagai mantan Sekertaris Partai Amanat Nasional apakah dimasa bapak kompensasi kepada caleg yg kalah itu ada dan bila ada apakah kopensasi dapat terealisasi jawab H. Sahlan Siregar “Iya Benar saya sejak thn 2000 sampai dengan 2015 sejak di Kabupaten Deli Serdang ( sebelum Kabupaten Sergai ini ada ) sudah beberapa periode duduk sebagai sekretaris di DPD PAN. Dan saya juga sebagai salah satu DEKLARATOR PAN di Kabupaten Deli Serdang dan Sergai”.
Lanjutnya sewaktu saya menjabat sebagai sekretaris DPD PAN, semua MOu kesepakatan tentang kontribusi kompensasi kepada para caleg yang tidak terpilih dan yang memenuhi persyaratan kouta yang di sepakati di depan notaris dalam rapat PH DPD PAN Sergai semuanya terealisasi dengan sempurna di berikan dan tepat 1 tahun paling lama setelah pelantikan.
Kebetulan EXECUTOR penarikan dana dari para caleg yg terpilih adalah saya ( sesuai perintah ketua DPD pada waktu itu) .Saya katakan kepada caleg yg terpilih “MALULAH KITA SBG ANGGOTA DPRD TERPILIH KOK MENGINGKARI PERJANJIAN DI INTERNAL PAN SENDIRI”.
Sehingga semua program kerja partai semakin lancar pada periode saya, dan akhirnya PAN keluar sebagai partai pemenang pemilu di tahun 2014.
Sehingga mengantarkan dan mengamanahkan kepada saya sebagai Ketua DPRD 2014 – 2019.
Alhamdulillah amanah itu saya selesaikan dgn tuntas sampai dengan akhir periode dengan baik.
Lebih lanjut H. Sahlan mengatakan Kenapa kok sekarang ini pimpinan DPD PAN Sergai tak mengikuti kejayaan PAN dimasa saya dan pak Sayutinur untuk KONSISTEN TERHADAP KOMITMEN yg sdh di sepakati diatas kertas bermaterai yang cukup dan di hadapan notaris??.. MALU LAH.
Kalian anggota DPRD yg terpilih yang menunda – nunda pembayaran kompensasi kontribusi kepada caleg yang tidak terpilih.
Terus terang… Saat ini saya sdh keluar dari PAN walau pun sdh pernah 3 periode di DPRD Kabupaten Sergai. Kenapa?? KARENA… MANAJERIAL KEPEMIMPINAN DPD PAN SERGAI yg skrg ini… Sudah tidak sesuai dengan plat form PAN yang dulu terkenal dengan REFORMIS.
Maklumlah pemimpin yang ada di PAN sergai sekarang ini banyak yang INSTAN, Sehingga Banyak kader kader PAN yang lama yang sudah berdarah – darah sekarang hijrah ke parpol besar yang lebih kooperatif dan transparansi dalam pengelolaan management admintrasi parpol dan keuangan parpol .
Sementara itu Ketua Partai Amanat Sergai Junaidi saat di konfirmasi melalu WhatsApp mengatakan saya lagi konsentrasi dengan anak saya yang sakit karena mengalami kecelakaan.
Begitu juga dengan Nahwan salah satu Anggota DPRD yang terpilih dari Dapil II Kecamatan Teluk Mengkudu dan Tanjung Beringin tidak menjawab tapi membaca konfirmasi melalui WhatsApp Sampai berita ini di terbitkan tidak memberi jawaban.
(Lbs)
JAKARTA Nama Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung, Kuntadi, menjadi perhatian publik setelah diusulkan sebagai calon Jaksa
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya menjelaskan isi boks yang dibawa tim penyidik Polri saat mendatangi Gedung Bundar Kejagung,
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi ke Direktorat
NASIONAL
BINJAI Dosen sekaligus tokoh Kota Binjai, Dr. Agus Purwanto, M.Kesos, memberikan motivasi kepada para siswa baru SMA Negeri 7 Binjai dal
PENDIDIKAN
JAKARTA Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, kembali dilaporkan ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik. Laporan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti akhirnya angkat bicara terkait fenomena menurunnya jumlah
PENDIDIKAN
BATU BARA, 16 Juli 2026 Kisah yang sangat menyayat hati sekaligus memicu kemarahan warga terungkap pada dini hari, Kamis (16/7/2026). Se
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) V, Bobby Adhityo Rizaldi, menjalani pemeriksaan selama lebih dari sembilan jam di Komisi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap nilai kerugian negara dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan pertambangan PT Asmin Koali
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menyerahkan tiga tersangka bandar narkoba yang didug
HUKUM DAN KRIMINAL