Paramadina Tegaskan Filsafat Masih Relevan untuk Melawan Ketimpangan Sosial
JAKARTA Wacana penghapusan sejumlah program studi perguruan tinggi yang dinilai tidak relevan dengan kebutuhan industri mendapat sorotan
PENDIDIKAN
JAKARTA - Peron jalur 1 di bangunan baru Stasiun Tanah Abang resmi mulai beroperasi hari ini, disambut dengan antusiasme dari pengguna KRL (Kereta Rel Listrik). Para penumpang mengungkapkan rasa senang mereka dengan adanya perubahan signifikan yang membuat perjalanan mereka lebih nyaman.
Salah satu pengguna KRL, Arum (24), yang setiap hari menggunakan kereta untuk berangkat kerja ke Stasiun Angke, mengungkapkan rasa puasnya dengan peron baru yang lebih luas. "Iya, hampir tiap hari transit di Tanah Abang. Tujuan ku ke Angke. Bagus, memang sudah ditunggu-tunggu dari lama peron ini. Luas banget, orang bisa lari-larian deh kalau ngejar kereta. Kalau dulu kan gak bisa lari karena sempit. Mantap pokoknya," kata Arum saat ditemui di lokasi.
Namun, Arum sempat bingung saat peron lama tidak lagi digunakan untuk kereta tujuan Angke. "Sempat bingung, tadi sudah sempat ke peron 2 nunggu lama. Terus satpam bilang katanya Kampung Bandan-Angke pindah peron 1. Ya udah saya langsung ke peron 1," tambahnya.
Ida (36), pengguna lainnya, juga merasa senang dengan pembukaan peron baru ini. Ida yang biasa menuju Stasiun Duri mengaku dulu harus berdesak-desakan di peron 3 karena ruangannya sempit. "Alhamdulillah senang, sekarang udah lebih luas peronnya. Dulu kan harus desak-desakan di peron 3 karena tempatnya kecil," ujar Ida.
Pembukaan peron jalur 1 ini merupakan bagian dari pengembangan fasilitas di Stasiun Tanah Abang, yang bertujuan untuk memberikan kenyamanan lebih bagi para pengguna Commuter Line. Menurut Joni Martinus, VP Corporate Secretary KAI Commuter Indonesia (KCI), pembukaan peron ini hanya mempengaruhi alur kedatangan dan keberangkatan pengguna KRL tujuan Angke/Kampung Bandan. "Pengguna Commuter Line yang datang dari arah Manggarai dan tujuan Angke/Kampung Bandan kini akan menggunakan peron jalur 1 di bangunan baru," jelas Joni.
Untuk pengguna Commuter Line Rangkasbitung, juga ada penyesuaian alur. Mereka dapat mengakses Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) yang menghubungkan bangunan baru dengan peron jalur 5-6 dan jalur 3 di bangunan lama stasiun. Pengguna yang akan turun di Stasiun Tanah Abang juga disarankan menggunakan JPM arah Pasar Tanah Abang untuk menghindari kepadatan.
Dengan adanya peron jalur 1 baru, diharapkan kepadatan di stasiun dapat berkurang, memberikan kenyamanan lebih bagi para pengguna KRL yang setiap harinya transit di Stasiun Tanah Abang.
(dc/p)
JAKARTA Wacana penghapusan sejumlah program studi perguruan tinggi yang dinilai tidak relevan dengan kebutuhan industri mendapat sorotan
PENDIDIKAN
BALIKPAPAN Suasana haru mewarnai acara perpisahan Azhari Idris yang resmi mengakhiri masa tugasnya di SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi
EKONOMI
JAKARTA Koops Habema angkat bicara terkait insiden penembakan yang menewaskan seorang remaja perempuan bernama Nalince Wamang (17) di wi
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat hingga menembus level Rp17.500 terhadap rupiah. Menanggapi kondisi tersebut
EKONOMI
MEDAN Harga Minyakita di Kota Medan melonjak hingga menembus Rp22.000 per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapk
EKONOMI
NGANJUK Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan adanya makna khusus di balik angka 1.061 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang dire
NASIONAL
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan apresiasi terhadap mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam acara tasy
POLITIK
NGANJUK Presiden RI Prabowo Subianto mengklaim bahwa gaji hakim di Indonesia saat ini telah melampaui sejumlah negara di kawasan Asia Te
POLITIK
NGANJUK Presiden RI Prabowo Subianto mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menghadapi sejumlah persoalan dalam pelaksanaanny
PEMERINTAHAN
NGANJUK Presiden RI Prabowo Presiden RI PrabowoSubianto menyoroti dampak ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diklaim ma
EKONOMI