BREAKING NEWS
Sabtu, 16 Mei 2026

Azhari Idris Pamit dari SKK Migas Kalsul, Soroti Warisan Program SDM Migas

gusWedha - Sabtu, 16 Mei 2026 14:45 WIB
Azhari Idris Pamit dari SKK Migas Kalsul, Soroti Warisan Program SDM Migas
Acara perpisahan Azhari Idris, digelar di Café Lim Kok Tong Kopi Tiam, Balikpapan Baru, Jumat (15/05/2026), dan dihadiri insan media, rekan kerja, serta mitra industri migas di Kalimantan Timur. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BALIKPAPAN Suasana haru mewarnai acara perpisahan Azhari Idris yang resmi mengakhiri masa tugasnya di SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul) setelah lebih dari dua dekade berkarya di industri hulu migas nasional.

Acara pelepasan tersebut digelar di Café Lim Kok Tong Kopi Tiam, Balikpapan Baru, Jumat (15/05/2026), dan dihadiri insan media, rekan kerja, serta mitra industri migas di Kalimantan Timur.

Dalam sambutannya, Azhari mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Kalimantan Timur. Ia menyebut daerah tersebut bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga bagian penting dari perjalanan hidupnya.

Baca Juga:

"Saya punya kesan luar biasa. Daerah ini tidak akan pernah saya lupakan," ujar Azhari dengan nada haru.

Azhari memulai kariernya di Balikpapan pada 2001 di Unocal Indonesia sebelum sempat bertugas di Jakarta dan Aceh. Ia kemudian kembali ke Kalimantan Timur dan dipercaya memimpin SKK Migas Kalsul sejak 2021.

Selama menjabat, Azhari dikenal mendorong keterlibatan BUMD dan perusahaan daerah dalam industri hulu migas agar daerah penghasil energi turut merasakan manfaat ekonomi yang lebih besar.

Ia juga menyoroti pentingnya pengembangan sumber daya manusia lokal, salah satunya melalui program pelatihan las industri bagi putra daerah dari keluarga kurang mampu. Program tersebut disebut telah mencetak tenaga kerja siap pakai bahkan hingga bekerja di luar negeri.

"Hampir 100 persen langsung terserap kerja. Ada juga yang direkrut perusahaan di Singapura. Kita ingin anak daerah menjadi bagian dari industri masa depan," tegasnya.

Azhari menilai pembangunan SDM merupakan investasi jangka panjang yang lebih penting dibanding sekadar eksploitasi sumber daya alam.

Di akhir masa tugasnya, ia juga menyoroti potensi cadangan migas baru di Selat Makassar sebagai sinyal positif bagi industri energi nasional.

Posisi Azhari Idris di SKK Migas Kalsul selanjutnya akan digantikan oleh Haryanto Safri yang sebelumnya bertugas di Papua dan Maluku.

"Saya percaya beliau bisa melanjutkan bahkan meningkatkan capaian yang sudah ada," ujarnya.*

(dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dirut PUD Pasar Medan Laporkan Dugaan Korupsi Internal ke Kejari Medan
DPRD Sumut Setujui Ranperda, PD AIJ Resmi Berproses Jadi PT AIJ untuk Perkuat BUMD
Gubernur Aceh Muzakir Manaf Raih Penghargaan Nasional Top Pembina BUMD 2026 di Ajang Top BUMD Awards Jakarta
Rico Waas Dorong Optimalisasi Aset BUMD Medan, Tekankan Transparansi dan Efisiensi Kerja Sama Investasi
DPRD Batu Bara Bahas Ranperda BUMD, Dorong Transformasi Batra Berjaya Menjadi Perseroda
Sumut Juara Creative Financing di Ajang Kemendagri 2026, Ini Daftar Lengkap Pemenang Pemda Berprestasi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru