Petaka MBG Terulang Lagi: 17 Siswa SD Medan Dilarikan ke RS, Ini Deretan Kasusnya di Sumut
MEDAN Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 Center 1 di Jalan Gunung Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, diduga mengalami keracunan
PERISTIWA
PADANG SIDEMPUAN - Sejumlah siswa dan alumni SMK Pertanian Pembangunan Negeri di Kota Padangsidimpuan melakukan aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) menolak penggusuran bangunan sekolah mereka yang diklaim akan digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Namun, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, membantah keras adanya penggusuran tersebut.
"Nggak ada digusur, salah paham, tadi sudah saya tanya, itu tidak digusur," kata Bobby Nasution usai bertemu dengan siswa dan alumni, Jumat (18/7).
Menurut Bobby, pembangunan Sekolah Rakyat memang direncanakan di lokasi tersebut, yang nantinya akan meliputi SD, SMP, SMA, dan SMK. Namun, tidak berarti SMK Pertanian Pembangunan Negeri akan ditutup atau digusur.
"Pak Wali Kota Padangsidimpuan mengajukan lahan tersebut untuk pembangunan SD dan SMP, namun karena di atasnya ada SMK, maka dibangun oleh pemerintah pusat SD, SMP, SMA, dan SMK karena ada existing, ada siswa yang masih belajar di dalam SMK Pertanian," jelasnya.
Pembangunan ini ditargetkan rampung dan dapat digunakan pada tahun ajaran 2026/2027. Bobby menegaskan bahwa SMK Pertanian Pembangunan Negeri tetap beroperasi seperti biasa.
Sementara itu, dalam aksi demonstrasi, para siswa dan alumni menuntut kejelasan karena seluruh bangunan sekolah mereka disebut telah dirobohkan dalam dua minggu terakhir, tanpa koordinasi maupun sosialisasi.
Fery Madona Rambe (32), salah satu alumni, menyampaikan kekhawatirannya atas kondisi belajar yang kini berlangsung di gedung asrama dengan pembatas kain antar kelas.
"Kami menuntut agar Gubernur Bobby Nasution tidak mengorbankan sekolah kami demi program Sekolah Rakyat yang merupakan program dari Presiden Prabowo. Program ketahanan pangan juga adalah program utama dari Pak Prabowo," ujarnya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Tabagsel bahkan disebut melakukan intimidasi terhadap para guru, memperparah ketegangan yang terjadi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak siswa dan alumni masih berdialog dengan Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, untuk mencari solusi terbaik.*
(j006)
MEDAN Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 Center 1 di Jalan Gunung Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, diduga mengalami keracunan
PERISTIWA
MEDAN Seorang pria berinisial PH alias Bapak Ica (29) ditangkap polisi setelah aksinya menghadang dan diduga memalak sopir truk di Kabupat
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengadilan Tinggi (PT) Medan menguatkan vonis terhadap dua terdakwa kasus korupsi proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat J
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat realisasi program bedah rumah sebanyak 15.011 unit pada 2026. Upaya i
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menawarkan sejumlah potensi kerja sama investasi kepada Jepang, mulai d
EKONOMI
MEDAN Seorang pemuda bernama Ahlad (21) tewas setelah mengalami kecelakaan di Jalan Marelan Raya, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Kor
PERISTIWA
BINJAI Polres Binjai menggerebek lokasi yang diduga menjadi sarang penyalahgunaan narkoba di Jalan Dr. Wahidin Baru, Kelurahan Pekan Binjai
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Notifikasi chat WhatsApp yang terlambat masuk bisa membuat pengguna melewatkan pesan penting. Bahkan, dalam beberapa kasus, pesan ba
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Kesibukan dan padatnya aktivitas perkotaan dapat membuat seseorang membutuhkan waktu untuk beristirahat sejenak. Salah satu pilihan
KESEHATAN
JAKARTA Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menelusuri asalusul Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 19
NASIONAL