Motor Hilang Beruntun di Lapangan Merdeka, Rico Waas Janji Evaluasi Sistem Parkir dan Keamanan
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan akan melakukan evaluasi terhadap sistem pengelo
PEMERINTAHAN
PADANG SIDEMPUAN - Sejumlah siswa dan alumni SMK Pertanian Pembangunan Negeri di Kota Padangsidimpuan melakukan aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) menolak penggusuran bangunan sekolah mereka yang diklaim akan digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Namun, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, membantah keras adanya penggusuran tersebut.
"Nggak ada digusur, salah paham, tadi sudah saya tanya, itu tidak digusur," kata Bobby Nasution usai bertemu dengan siswa dan alumni, Jumat (18/7).
Menurut Bobby, pembangunan Sekolah Rakyat memang direncanakan di lokasi tersebut, yang nantinya akan meliputi SD, SMP, SMA, dan SMK. Namun, tidak berarti SMK Pertanian Pembangunan Negeri akan ditutup atau digusur.
"Pak Wali Kota Padangsidimpuan mengajukan lahan tersebut untuk pembangunan SD dan SMP, namun karena di atasnya ada SMK, maka dibangun oleh pemerintah pusat SD, SMP, SMA, dan SMK karena ada existing, ada siswa yang masih belajar di dalam SMK Pertanian," jelasnya.
Pembangunan ini ditargetkan rampung dan dapat digunakan pada tahun ajaran 2026/2027. Bobby menegaskan bahwa SMK Pertanian Pembangunan Negeri tetap beroperasi seperti biasa.
Sementara itu, dalam aksi demonstrasi, para siswa dan alumni menuntut kejelasan karena seluruh bangunan sekolah mereka disebut telah dirobohkan dalam dua minggu terakhir, tanpa koordinasi maupun sosialisasi.
Fery Madona Rambe (32), salah satu alumni, menyampaikan kekhawatirannya atas kondisi belajar yang kini berlangsung di gedung asrama dengan pembatas kain antar kelas.
"Kami menuntut agar Gubernur Bobby Nasution tidak mengorbankan sekolah kami demi program Sekolah Rakyat yang merupakan program dari Presiden Prabowo. Program ketahanan pangan juga adalah program utama dari Pak Prabowo," ujarnya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Tabagsel bahkan disebut melakukan intimidasi terhadap para guru, memperparah ketegangan yang terjadi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak siswa dan alumni masih berdialog dengan Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, untuk mencari solusi terbaik.*
(j006)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan akan melakukan evaluasi terhadap sistem pengelo
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memburu Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby dan Sekretaris Daerah (Sekda
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Sebuah obrolan santai di warung kopi tanpa agenda khusus ternyata melahirkan organisasi sosial yang kini aktif melestarikan a
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh pemerintah daerah di Indonesia menjadikan pelestarian lingkungan sebagai
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintahan memperkuat sinergi dalam memb
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution memastikan seluruh kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Sumut yan
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution resmi meluncurkan Berkah APP, aplikasi digital yang dirancang untuk m
PEMERINTAHAN
JAKARTA Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menyatakan kerugian negara dalam p
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, didug
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua DPR RI, Puan Maharani, mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan intimidasi yang dialami dr. Eliza Princi
NASIONAL