Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Melalui kerja sama ini, diharapkan setiap daerah dapat mempercepat pembangunan rumah untuk masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, Pemprov Sumut juga mengajak pengembang dan bank untuk terus berinovasi dalam menyediakan pembiayaan yang lebih mudah diakses oleh masyarakat.
Kolaborasi yang erat antara pemerintah dan sektor swasta ini diharapkan dapat menciptakan solusi perumahan yang lebih efisien dan terjangkau bagi MBR di Sumut.
Pada kesempatan tersebut, Bobby Nasution juga melakukan komunikasi langsung dengan sejumlah kepala daerah seperti Bupati Deli Serdang, Simalungun, Karo, Madina, Asahan, serta Wali Kota Medan, untuk memastikan penerapan kebijakan PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) nol rupiah dalam pembangunan rumah MBR.
Gubernur Bobby menegaskan, "Saya ingin memastikan seluruh kepala daerah memantau di lapangan. Jangan sampai sudah ada kebijakan yang menghapus biaya izin, tetapi di lapangan masih ada pungutan tidak resmi. Ini harus diseragamkan."
Meskipun tantangan besar masih ada dalam mempercepat realisasi target pembangunan rumah MBR di Sumut, Gubernur Bobby berharap agar kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dapat terus terjaga.
Dengan sinergi yang kuat, diharapkan pada tahun 2025, seluruh target pembangunan rumah bagi MBR dapat tercapai.
Turut hadir dalam rapat tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Effendy Pohan, Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Muhammad Suib, Kepala Dinas PUPR Hendra Dermawan Siregar, serta perwakilan dari pengembang dan lembaga keuangan yang terlibat dalam program ini.
Dengan komitmen yang tinggi dari semua pihak, Gubernur Bobby optimistis bahwa Sumut akan berhasil mencapai target 20.000 unit rumah pada akhir tahun 2025, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Sumut.*
(a008)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.