Pelanggaran lalu lintas juga menunjukkan tren positif. Tahun 2025, total pelanggaran tercatat 19.614 kasus, turun dari 32.797 kasus tahun sebelumnya.
Tindakan tilang manual sebanyak 17.369 kali dan ETLE 2.245 kasus, turun 40,2%.
"Anak-anak usia belajar menjadi kelompok yang paling rentan terhadap kecelakaan berat. Kesadaran pengendara muda harus ditingkatkan," kata Brigjen Ari.