Wilayah tersebut merupakan kawasan hulu yang strategis dan berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Ia menegaskan Pemkab Tapteng akan mengedepankan konsep pembangunan tangguh bencana mengingat wilayah Tapanuli Tengah termasuk daerah rawan bencana.
"Tapteng berada di wilayah pesisir yang rawan banjir, tsunami, dan gempa karena berada di zona lempeng Eurasia. Sementara di kawasan perbukitan kita menghadapi ancaman longsor dan kebakaran hutan. Karena itu, pembangunan ke depan harus berbasis mitigasi bencana," kata Masinton.*