BREAKING NEWS
Kamis, 21 Mei 2026

Pemerintah Percepat Distribusi Program MBG ke Pesantren, Target 82,9 Juta Penerima

Nurul - Jumat, 03 April 2026 13:40 WIB
Pemerintah Percepat Distribusi Program MBG ke Pesantren, Target 82,9 Juta Penerima
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. (Foto: ANTARA/Desca Lydia Natalia)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus khusus pada pesantren yang hingga kini baru menerima 10 persen dari total target penerima.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menyatakan, meskipun sekolah umum hampir mencapai 80 persen distribusi MBG, pondok pesantren masih tertinggal jauh dalam hal penerimaan program ini.

"Kami sudah melakukan berbagai upaya, termasuk rapat koordinasi, untuk mempercepat distribusi MBG ke pesantren. Program ini sangat penting karena santri memerlukan asupan gizi yang baik untuk menunjang proses belajar mereka," ujar Zulhas, Jumat (3/4/2026), di Jakarta.

Baca Juga:

Target 82,9 Juta Penerima MBG

Pemerintah menargetkan 82,9 juta penerima manfaat dari program MBG pada akhir tahun 2026. Hingga saat ini, penyaluran MBG sudah menjangkau 38 provinsi di Indonesia, dengan total penerima mencapai 61.680.043 orang.

Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa warga Indonesia, khususnya yang berada di lembaga pendidikan dan pesantren, mendapatkan makanan yang bergizi guna mendukung kesehatan dan pendidikan mereka.

Jalur Khusus untuk Pesantren dan Madrasah

Zulhas menambahkan, untuk mempercepat penerimaan MBG di pesantren, pemerintah telah membuka jalur khusus bagi pesantren dan sekolah-sekolah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).

Hal ini dimaksudkan agar proses distribusi MBG di pesantren dan madrasah berjalan lebih cepat dan efisien.

"Pondok pesantren sekarang sudah memiliki jalur khusus untuk menerima bantuan, dan kami akan terus mempercepat distribusinya. Kami akan pastikan bahwa semua pesantren, mulai dari tsanawiyah hingga aliyah, bisa mendapat akses langsung ke Badan Gizi Nasional (BGN)," ungkapnya.

Tantangan dan Perbaikan Program MBG

Selain itu, Zulkifli Hasan juga menyampaikan bahwa meskipun distribusi MBG telah berjalan lancar, masih terdapat beberapa kendala yang harus segera diperbaiki, termasuk terkait pendataan dan koordinasi antara pihak-pihak terkait.

Salah satu langkah yang diambil adalah penutupan sementara 2.162 dapur yang menjadi bagian dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini diambil untuk memastikan efisiensi dan efektivitas program MBG.

"Sebanyak 2.162 dapur telah ditutup sementara untuk memastikan semua proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Dari jumlah tersebut, 1.789 dapur diberi sanksi dengan SP1, sementara lima dapur diberi SP2," tambahnya.

Percepatan yang Terus Dijalankan

Pemerintah berkomitmen untuk terus mempercepat distribusi MBG agar target 82,9 juta penerima dapat tercapai.

Pemantauan dan evaluasi terus dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada santri atau masyarakat yang tertinggal dalam penerimaan manfaat dari program ini.*

(mt/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ketegangan Meningkat, Iran Klaim Temukan Sukses Tembak Jatuh Pesawat Militer AS di Teluk Persia
KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah dari Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono
KPK Sebut Kepatuhan Laporan LHKPN Capai 96,24%, Sektor Yudikatif Jadi Pemimpin
Pemko Binjai Ikuti Entry Meeting Pemeriksaan LKPD 2025, Target Raih Opini Terbaik
Presiden Prabowo Perintahkan Program MBG Harus Sempurna Sebelum Akhir Tahun 2026
Pemkot Medan Resmi Berlakukan WFH Setiap Jumat, Pegawai Publik Tetap Hadir
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru