BREAKING NEWS
Jumat, 10 April 2026

Perkuat Budaya Baca, Bunda Literasi Asahan Hadiri Pelantikan di Kecamatan Meranti

Muhammad Taufik - Jumat, 10 April 2026 07:30 WIB
Perkuat Budaya Baca, Bunda Literasi Asahan Hadiri Pelantikan di Kecamatan Meranti
Bunda Literasi Kabupaten Asahan, Yusnila Indriati Taufik, menghadiri pelantikan Bunda Literasi Kecamatan Meranti yang digelar di Aula Kantor Camat Meranti, Rabu, 8 April 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ASAHAN - Penguatan budaya literasi di tingkat lokal terus didorong.

Bunda literasi/" target="_blank">Literasi Kabupaten Asahan menghadiri pelantikan Bunda literasi/" target="_blank">Literasi Kecamatan Meranti yang digelar di Aula Kantor Camat Meranti, Rabu, 8 April 2026.

Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kabupaten Asahan ini dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.

Baca Juga:

Turut hadir Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Asahan Ilham, Camat Meranti Resmanto Tambunan, para kepala desa se-Kecamatan Meranti, serta pengurus Bunda literasi/" target="_blank">Literasi tingkat kecamatan dan desa.

Bunda literasi/" target="_blank">Literasi Kabupaten Asahan, Yusnila Indriati Taufik, dalam arahannya menegaskan bahwa peran Bunda literasi/" target="_blank">Literasi tidak hanya bersifat seremonial.

Ia menyebut, Bunda literasi/" target="_blank">Literasi harus mampu menjadi penggerak aktif dalam membangun budaya membaca di tengah masyarakat.

"Bunda literasi/" target="_blank">Literasi harus hadir sebagai figur publik dan role model dalam pembudayaan gemar membaca. Selain itu, juga diharapkan mampu memberikan masukan kebijakan serta menjalin koordinasi dengan berbagai pihak," ujarnya.

Ia juga mendorong penguatan Gerakan Nasional Gemar Membaca melalui berbagai pendekatan, baik kegiatan langsung di masyarakat maupun pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi.

Dalam kesempatan itu, Yusnila memaparkan enam pilar utama yang menjadi landasan peran Bunda literasi/" target="_blank">Literasi.

Pilar tersebut meliputi menjadi teladan, melakukan advokasi kebijakan, memobilisasi masyarakat, menghadirkan inovasi program, mempromosikan perpustakaan, serta mendorong masyarakat yang inklusif dan berdaya melalui literasi.

Menurut dia, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan gerakan literasi.

Dengan kolaborasi tersebut, literasi diharapkan tidak sekadar menjadi program formal, tetapi berkembang menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Pelantikan ini sekaligus menjadi langkah strategis untuk memperluas gerakan literasi hingga ke tingkat desa, guna meningkatkan minat baca masyarakat secara berkelanjutan.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Siap Berlomba di Tingkat Sumut, TP PKK Asahan Berikan Pembinaan PHBS di Danau Sijabut
Optimalkan Pemanfaatan Pekarangan, Ketua TP PKK Asahan Berikan Pembinaan AKU HATINYA di Desa Persatuan
Persiapan Lomba Administrasi, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Bina Desa Rahuning
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Pemkab Asahan Gelar Pelatihan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi ASN
Meta Akhirnya Tunduk! Komdigi Wajibkan Batas Usia 16 Tahun untuk Instagram, Facebook, dan Threads di Indonesia
APINDO Soroti Wacana Penghentian Restitusi Pajak, Khawatir Ganggu Likuiditas Dunia Usaha
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru