BREAKING NEWS
Selasa, 14 April 2026

Akui Kinerja Pemkab Tapteng Belum Optimal dalam Penanganan Pascabencana, Bupati Masinton: Ini Kesalahan Saya

Abyadi Siregar - Selasa, 14 April 2026 15:44 WIB
Akui Kinerja Pemkab Tapteng Belum Optimal dalam Penanganan Pascabencana, Bupati Masinton: Ini Kesalahan Saya
Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu. (foto: Dok. Pemkab Tapteng)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI TENGAH — Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kinerja pemerintah daerah yang dinilai belum efektif, khususnya dalam penanganan pemulihan pascabencana.

Ia mengakui masih terdapat kelemahan dalam pelayanan publik, termasuk lambatnya penyaluran bantuan jaminan hidup (jadup) yang menjadi keluhan warga.

"Ini juga kesalahan saya. Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat atas pelayanan pemerintah yang belum cepat, belum merata, dan belum sepenuhnya menjawab harapan, khususnya pascabencana," kata Masinton dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 di GOR Pandan, Selasa, 14 April 2026.

Baca Juga:

Dalam kesempatan itu, Masinton menegaskan Musrenbang bukan hanya agenda rutin penyusunan program, tetapi momentum untuk membenahi arah pembangunan daerah agar lebih tangguh terhadap bencana.

Ia menyebut pemulihan pascabencana tidak cukup hanya memperbaiki kerusakan fisik, tetapi juga harus membangun sistem yang lebih kuat untuk masa depan.

"Ini momentum kebangkitan Tapanuli Tengah," ujarnya.

Masinton juga memaparkan evaluasi internal terhadap kinerja pemerintahan daerah yang dinilai masih memiliki kelemahan mendasar.

Ia menyebut reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah belum berjalan optimal.

Menurut dia, sejumlah indikator kinerja belum memenuhi standar, termasuk perencanaan yang tidak spesifik dan target yang dinilai tidak realistis.

Ia juga menyoroti belum optimalnya penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik, rendahnya indeks kualitas kebijakan, serta minimnya evaluasi kepuasan masyarakat.

"Pemerintah tidak boleh berjalan tanpa sistem, standar, dan evaluasi," ujarnya.

Selain itu, ia menilai perencanaan program selama ini masih bersifat administratif dan belum berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat.

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Fraksi Gerindra Sebut Penertiban Pedagang di Binjai Tebang Pilih, Pemkot Angkat Bicara
Warga Keluhkan Bantuan Tak Kunjung Cair, Bobby Nasution: Tanyakan ke Camat!
Bobby Nasution Tinjau Sungai Tukka, Minta Proyek Tanggul Dipercepat
Bobby Nasution Turun Langsung, Minta Tanggul Sungai Badiri Segera Rampung: Jangan Lama-lama!
Indonesia dan Rusia Bahas Kerja Sama Energi, Fokus pada Kilang Minyak dan Energi Bersih
Pemerintah Ungkap Hasil WFA ASN: Produktivitas Stabil, Layanan Publik Tetap Normal
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru