BREAKING NEWS
Kamis, 14 Mei 2026

Banyak Perusahaan di Sumut Bayar di Bawah UMR, Bobby Nasution: Tim Pengawas Kurang

Nurul - Jumat, 01 Mei 2026 21:35 WIB
Banyak Perusahaan di Sumut Bayar di Bawah UMR, Bobby Nasution: Tim Pengawas Kurang
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Gedung Serbaguna Pemprov Sumut, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (1/5/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANG — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengakui masih banyak perusahaan di wilayahnya yang membayar pekerja di bawah upah minimum regional (UMR).

Hal itu ia sampaikan saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Gedung Serbaguna Pemprov Sumut, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (1/5/2026).

Bobby mengatakan persoalan upah di bawah standar kerap menjadi keluhan utama yang ia terima dari organisasi serikat buruh dalam berbagai forum diskusi.

Baca Juga:

Ia menyebut salah satu penyebab utama kondisi tersebut adalah lemahnya pengawasan ketenagakerjaan di daerah.

"Itu yang juga disampaikan dan beberapa kali kemarin diskusi, kita ini, tim pengawasnya kurang," ujar Bobby kepada wartawan usai acara peringatan May Day.

Menurut Bobby, keterbatasan jumlah pengawas ketenagakerjaan di Dinas Ketenagakerjaan Sumatera Utara membuat pengawasan terhadap perusahaan tidak berjalan optimal.

Kondisi ini, kata dia, berbanding terbalik dengan jumlah perusahaan yang terus bertambah di wilayah tersebut.

"Karena jumlah perusahaan sama jumlah pengawas kami di Provinsi Sumatera Utara itu sangat kurang. Ini yang menjadi fokus dan diskusi kami dari kemarin dengan para serikat buruh," kata dia.

Untuk memperkuat fungsi pengawasan, Bobby menyebut Pemprov Sumut tahun ini mendapatkan tambahan sumber daya manusia melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Para pegawai tersebut akan ditempatkan di Dinas Ketenagakerjaan setelah mengikuti pelatihan khusus.

"Dari Dinas Tenaga Kerja, kemarin kami sampaikan ini sudah banyak masuk PPPK. Nanti akan kami kumpulkan di Disnaker, kami bikin pelatihan hingga akhirnya mereka bisa jadi pengawas," ujarnya.

Bobby berharap penambahan tenaga pengawas tersebut dapat memperketat pengawasan perusahaan, khususnya terkait kepatuhan terhadap ketentuan upah minimum.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Diduga Hendak Rusuh Saat May Day, 101 Orang Diamankan Polda Metro Jaya
May Day 2026 di Medan, Wali Kota Rico Waas: Buruh adalah Denyut Nadi Ekonomi
Haru dan Penuh Doa! Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Diupah-Upah KNPI Jelang Berangkat Haji 2026
Peringatan Hari Buruh, Pemkot Tanjungbalai Janjikan Pengawasan Upah dan Perluasan Lapangan Kerja
Di Hadapan Ribuan Buruh, Prabowo Curhat 4 Kali Kalah Pilpres: Tapi Buruh, Petani, dan Nelayan Selalu Bersama Saya!
Prabowo Naikkan Anggaran Perlinsos 2026 Jadi Rp 508,2 Triliun untuk Buruh dan Rakyat Kecil
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru