Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar turun langsung menemui warga yang menggelar aksi demonstrasi terkait kerusakan Jalan Besar Sei Silau Timur, Kecamatan Buntu Pane, Kamis, 7 Mei 2026. (foto: Pemkab Asahan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Aksi tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan dihadiri unsur Forkopimcam setempat.
Dalam aksi itu, warga mendesak pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera memperbaiki akses jalan yang disebut telah lama rusak dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Koordinator aksi, Maulana Annur, mengatakan kondisi jalan yang rusak parah tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya distribusi hasil pertanian.
"Banyak warga terjatuh saat melintas. Debu juga mengganggu kesehatan," ujar Maulana dalam orasinya.
Menanggapi tuntutan tersebut, Bupati Asahan menyatakan akan meneruskan aspirasi warga kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, mengingat status jalan yang merupakan kewenangan provinsi.
"Saya akan menyampaikan aspirasi ini kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar jalan ini segera diperbaiki," kata Taufik.
Ia menjelaskan, ruas jalan tersebut merupakan jalur penghubung penting antara Kabupaten Asahan dan Kabupaten Simalungun, sekaligus menjadi akses utama masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian.
Menurut dia, kondisi infrastruktur yang rusak turut memengaruhi aktivitas ekonomi warga di kawasan tersebut.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendorong percepatan perbaikan jalan oleh pemerintah provinsi.
"Jalan ini sangat penting bagi aktivitas masyarakat. Kita berharap segera ada perbaikan," ujarnya.
Aksi berjalan kondusif dengan pengawalan aparat keamanan.
Warga menyampaikan harapan agar perbaikan infrastruktur tidak lagi tertunda mengingat dampaknya yang langsung dirasakan masyarakat sehari-hari.*
(ad)
Editor
: Adelia Syafitri
Warga Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Jalan Rusak di Buntu Pane, Bupati Asahan Janji Sampaikan ke Pemprov