BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Lebih dari 470 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Baru Akan Terima Bansos Triwulan II 2026, Data DTSEN Diperbarui

Nurul - Jumat, 08 Mei 2026 23:02 WIB
Lebih dari 470 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Baru Akan Terima Bansos Triwulan II 2026, Data DTSEN Diperbarui
Menteri Sosial Saifullah Yusuf sebelum memberikan keterangan usai menghadiri pertemuan terkait konsultasi Kemensos dengan KPK, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (8/5/2026). (Foto: ANTARA/Rio Feisal)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat lebih dari 470.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru akan menerima bantuan sosial (bansos) pada triwulan kedua tahun 2026. Penambahan ini terjadi seiring pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, perubahan data penerima merupakan hal yang rutin dilakukan setiap triwulan untuk memastikan penyaluran bansos tepat sasaran.

"Untuk triwulan kedua ini ada lebih dari 470.000 Keluarga Penerima Manfaat baru yang mendapatkan bantuan, karena sebelumnya belum terdata pada triwulan pertama," kata Gus Ipul, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga:

Ia menjelaskan, sebagian besar penerima lama masih tetap mendapatkan bantuan, namun terdapat penyesuaian berdasarkan pembaruan data sosial ekonomi masyarakat.

Menurut Gus Ipul, Kemensos bersama BPS dan pemerintah daerah terus melakukan kolaborasi dalam pemutakhiran DTSEN sebagai dasar utama penyaluran bansos.

Hingga saat ini, lebih dari 70.000 operator data desa telah dilibatkan untuk memperbarui dan memverifikasi data masyarakat secara langsung di lapangan.

"Dengan operator data desa, pembaruan data bisa lebih cepat dan masyarakat juga lebih mudah melakukan aktivasi atau reaktivasi data," ujarnya.

Data yang telah diperbarui kemudian dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) yang terintegrasi dengan berbagai instansi terkait.

"Melalui sistem ini, kita bisa memantau usulan daerah, pembaruan data, sekaligus melihat kondisi sosial ekonomi keluarga penerima manfaat," kata Gus Ipul.*

(k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pengadaan Kemensos Jadi Sorotan, Mensos Janji Benahi Sistem dan Pastikan Program Bersih dari Korupsi
Gaji Pencuci Ompreng MBG Rp3,5 Juta, Lebih Tinggi dari Guru Honorer: BGN Buka Suara
Selewengkan Bansos, 49 Pendamping PKH Dipecat dan Ratusan Lainnya Kena Sanksi Tegas Kemensos
DPR Minta Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat Tak Sekadar Jemput Bola, Harus Berbasis Perlindungan Anak
Mensos Gus Ipul Ingatkan Waspada Hoaks Bansos di Medsos, Tegaskan Bantuan Tidak Dikurangi dan Tetap Disalurkan Sesuai Ketentuan
Prabowo Bertemu CEO Danantara di Hambalang, Bahas Percepatan Hilirisasi dan Masuknya Investor Baru
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru