BREAKING NEWS
Kamis, 14 Mei 2026

Pemko Tanjungbalai Raih Penghargaan BBPSU, Sukses Revitalisasi Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai

Muhammad Taufik - Sabtu, 09 Mei 2026 07:37 WIB
Pemko Tanjungbalai Raih Penghargaan BBPSU, Sukses Revitalisasi Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai
Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menerima penghargaan dalam kegiatan Penguatan Kompetensi Berbahasa Daerah bagi guru, Jumat (8/5/2026), di Aula Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai. (foto: Pemkot Tanjungbalai)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TANJUNGBALAI - Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara memberikan piagam penghargaan kepada Pemerintah Kota Tanjungbalai dan Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai atas keberhasilan serta komitmen dalam merevitalisasi Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif Pemko Tanjungbalai dalam mendukung pelestarian bahasa daerah sekaligus mengoordinasikan kegiatan Penguatan Kompetensi Berbahasa Daerah (PKBD) yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Piagam penghargaan diterima langsung Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, sementara penghargaan untuk Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai diterima Kepala Dinas Pendidikan, Bukhori Ginting Suka.

Baca Juga:

Penyerahan penghargaan berlangsung dalam kegiatan Penguatan Kompetensi Berbahasa Daerah bagi guru utama Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai dalam program revitalisasi bahasa daerah di Sumatera Utara, Jumat (8/5/2026), bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai.

Piagam penghargaan diserahkan Kepala Balai Bahasa Sumatera Utara yang diwakili Ketua Tim Pelindungan Bahasa dan Sastra, Agus Bambang Hermanto.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai yang saat ini diketahui hanya masih aktif digunakan di tiga kecamatan dari total enam kecamatan di Kota Tanjungbalai.

"Kita harus menjaga dan melestarikan bahasa daerah sebagai identitas budaya masyarakat. Peran guru sangat penting agar Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai tetap dikenal dan digunakan generasi muda," ujarnya.

Fadly juga berpesan kepada para guru utama peserta PKBD agar mengikuti kegiatan dengan serius dan mampu menerapkan program tersebut kepada siswa tingkat SD dan SMP di Kota Tanjungbalai.

Sementara itu, Agus Bambang Hermanto menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemko Tanjungbalai atas dukungan penuh terhadap program revitalisasi bahasa daerah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan dunia pendidikan menjadi faktor penting dalam menjaga eksistensi bahasa daerah di tengah perkembangan zaman.

Program revitalisasi bahasa daerah sendiri menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam melindungi kekayaan budaya dan bahasa lokal agar tidak punah serta tetap diwariskan kepada generasi berikutnya.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rakerprov KONI Aceh 2026 Dibuka, Sekda Dorong Penguatan Pembinaan Atlet
Satgas PRR Salurkan Rp1,9 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera, Puluhan Ribu Siswa Terdampak
Bupati Asahan Lantik Pejabat Eselon II, Tekankan Integritas dan Pelayanan Maksimal untuk Masyarakat
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Lantik 54 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemko Tanjungbalai
Potongan Aplikator Ojol Resmi Dipangkas Jadi 8 Persen, Pemerintah Target Berlaku Juni 2026
Rupiah Kembali Tertekan Imbas Geopolitik Global, Utang Pemerintah Nyaris Sentuh Rp10.000 Triliun
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru