Polda Bali Bongkar Dugaan Markas Scam Internasional di Kuta, 26 WNA dari 5 Negara Ditangkap
DENPASAR Polda Bali mengungkap asal 26 warga negara asing yang diamankan dari sebuah penginapan di kawasan Kuta, Bali. Mereka diduga dip
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJUNGBALAI - Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara memberikan piagam penghargaan kepada Pemerintah Kota Tanjungbalai dan Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai atas keberhasilan serta komitmen dalam merevitalisasi Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif Pemko Tanjungbalai dalam mendukung pelestarian bahasa daerah sekaligus mengoordinasikan kegiatan Penguatan Kompetensi Berbahasa Daerah (PKBD) yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Piagam penghargaan diterima langsung Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, sementara penghargaan untuk Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai diterima Kepala Dinas Pendidikan, Bukhori Ginting Suka.Baca Juga:
Penyerahan penghargaan berlangsung dalam kegiatan Penguatan Kompetensi Berbahasa Daerah bagi guru utama Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai dalam program revitalisasi bahasa daerah di Sumatera Utara, Jumat (8/5/2026), bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai.
Piagam penghargaan diserahkan Kepala Balai Bahasa Sumatera Utara yang diwakili Ketua Tim Pelindungan Bahasa dan Sastra, Agus Bambang Hermanto.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai yang saat ini diketahui hanya masih aktif digunakan di tiga kecamatan dari total enam kecamatan di Kota Tanjungbalai.
"Kita harus menjaga dan melestarikan bahasa daerah sebagai identitas budaya masyarakat. Peran guru sangat penting agar Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai tetap dikenal dan digunakan generasi muda," ujarnya.
Fadly juga berpesan kepada para guru utama peserta PKBD agar mengikuti kegiatan dengan serius dan mampu menerapkan program tersebut kepada siswa tingkat SD dan SMP di Kota Tanjungbalai.
Sementara itu, Agus Bambang Hermanto menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemko Tanjungbalai atas dukungan penuh terhadap program revitalisasi bahasa daerah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan dunia pendidikan menjadi faktor penting dalam menjaga eksistensi bahasa daerah di tengah perkembangan zaman.
Program revitalisasi bahasa daerah sendiri menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam melindungi kekayaan budaya dan bahasa lokal agar tidak punah serta tetap diwariskan kepada generasi berikutnya.*
(ad)
DENPASAR Polda Bali mengungkap asal 26 warga negara asing yang diamankan dari sebuah penginapan di kawasan Kuta, Bali. Mereka diduga dip
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang diperkirakan melan
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dilaporkan lima dokter ke Polda Metro Jaya atas dugaan penggunaan gelar akademik yang dini
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Klaim pemerintah mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61 persen pada kuartal I 2026 menuai kritik dari kalangan akad
EKONOMI
JAKARTA Kejaksaan Agung menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan pertambangan batu bara milik PT AKT di Kab
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan Indonesia hanya tinggal menyelesaikan persoalan impor kedelai untuk mewujudkan
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Ginandjar Kartasasmita, mengungkapkan kejatuhan Presiden ke2
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA SMAN 1 Pontianak, Kalimantan Barat, menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC)
NASIONAL
MEDAN Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Tol MedanTebing Tinggi, tepatnya di KM 70/300 Jalur A, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Ramp
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah Indonesia bersiap melepas ekspor pupuk ke Australia di tengah dinamika global yang masih memengaruhi pasokan pangan dan
EKONOMI