BREAKING NEWS
Kamis, 21 Mei 2026

JAM Intel Kejagung Gandeng SMSI dan ABPEDNAS Awasi Program JAGA DESA hingga MBG

gusWedha - Kamis, 21 Mei 2026 13:26 WIB
JAM Intel Kejagung Gandeng SMSI dan ABPEDNAS Awasi Program JAGA DESA hingga MBG
Ketua Umum SMSI Firdaus (Tengah) dan JAM Intel Kejagung RI Prof. Dr. Reda Manthovani (kedua dari kiri) usai pertemuan sinergi pengawasan program JAGA DESA dan JAGA Dapur MBG di Kantor DPP ABPEDNAS, Rabu sore (20/5/2026). (Foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, bertemu dengan Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia, Firdaus, guna membahas penguatan sinergi pengawasan program pemerintah hingga tingkat desa.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor DPP ABPEDNAS, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Mei 2026, itu membahas kolaborasi antara SMSI, Kejaksaan RI, dan ABPEDNAS dalam mendukung Program JAGA DESA (Jaksa Garda Desa) serta Program JAGA Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam pertemuan tersebut, Firdaus didampingi Sekretaris Jenderal SMSI Makali Kumar, Bendahara SMSI Iwan Jalaluddin, dan Wakil Ketua Dewan Penasehat SMSI Prof. Taufiqurochman.

Baca Juga:

Sementara Reda Manthovani hadir bersama Ketua Umum ABPEDNAS Indra Utama dan Sekretaris Jenderal ABPEDNAS Adhitya Yusma Perdana.

Pertemuan berlangsung tertutup namun penuh semangat kolaborasi, terutama terkait penguatan pengawasan dan pendampingan program strategis pemerintah di tingkat desa.

Ketua Umum SMSI Firdaus mengatakan organisasi media siber yang dipimpinnya siap mendukung pengawasan dan penyebarluasan informasi terkait Program JAGA DESA maupun JAGA Dapur MBG melalui jaringan media anggotanya di berbagai daerah.

Menurut dia, media memiliki fungsi strategis dalam edukasi publik sekaligus kontrol sosial agar pelaksanaan program pemerintah berjalan transparan dan akuntabel.

"SMSI siap bersinergi dengan Kejaksaan dan ABPEDNAS dalam mendukung program JAGA DESA dan JAGA Dapur MBG. Pers memiliki fungsi edukasi, informasi, sekaligus kontrol sosial sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999," ujar Firdaus.

Firdaus menjelaskan Program JAGA DESA merupakan bentuk kerja sama antara Kejaksaan RI dan Kementerian Desa untuk mengawal pengelolaan Dana Desa agar tepat sasaran dan terhindar dari praktik korupsi.

Selain itu, SMSI juga menyatakan dukungan terhadap pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui sistem "Jaga Dapur MBG" yang diinisiasi Badan Gizi Nasional bersama Kejaksaan Agung RI.

Program MBG menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto dengan dukungan anggaran besar, sehingga membutuhkan sistem pengawasan yang kuat dan melibatkan banyak pihak.

JAM Intel Reda Manthovani mengatakan pengawasan program MBG tidak hanya dilakukan pemerintah, tetapi juga melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung.

Untuk mendukung transparansi, setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), kata dia, diwajibkan memiliki media sosial sebagai sarana pelaporan terbuka terkait menu makanan, harga bahan pokok, hingga distribusi kepada penerima manfaat.

"Masyarakat bisa langsung melakukan kontrol terhadap pelaksanaan program. Ini bagian dari transparansi dan akuntabilitas agar program berjalan tepat sasaran," kata Reda.

Ia menambahkan, pengawasan juga melibatkan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) serta aparat penegak hukum guna memastikan penggunaan anggaran negara sesuai aturan.

Menurut Reda, Program JAGA DESA dan JAGA Dapur MBG tidak semata berfokus pada penindakan hukum, tetapi lebih kepada pendampingan preventif agar aparatur desa dan pelaksana program terhindar dari persoalan hukum.

"Penguatan tata kelola pemerintahan desa dan program strategis nasional membutuhkan sinergi seluruh elemen, termasuk media dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, potensi penyimpangan anggaran dapat diminimalisir," ujarnya.

Program JAGA DESA dan JAGA Dapur MBG diharapkan menjadi model pengawasan terpadu berbasis partisipasi publik untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana, Apa yang Dibahas?
Bahlil Semangati Gubernur Kaltim Usai Dihujani Kritik Publik: Nggak Ada Itu Kita Mundur-Mundur
ASN Pemprov Sumut Lulusan IPDN Diciduk Polrestabes Medan, terkait Kasus Peredaran Vape Narkotika
Kadensus 88: Anak Rentan Terpapar Bahaya Konten Digital, Literasi Jadi Benteng Utama
Ternyata KW! Kejagung Musnahkan 14 Jam Tangan Mewah Milik Terpidana Asabri Jimmy Sutopo
Jokowi Tak Ingin Tergesa-gesa, Harap Kasus Dugaan Ijazah Palsu Dibuka di Pengadilan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru