BREAKING NEWS
Rabu, 08 Juli 2026

Cek Gudang Bulog Asahan, Pemko Tanjungbalai Pastikan Stok Beras Aman hingga Enam Bulan

Muhammad Taufik - Rabu, 08 Juli 2026 19:52 WIB
Cek Gudang Bulog Asahan, Pemko Tanjungbalai Pastikan Stok Beras Aman hingga Enam Bulan
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan monitoring langsung ke gudang Bulog Divre Asahan, Rabu, 8 Juli 2026. (foto: Pemko Tanjungbalai)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ASAHAN Pemerintah Kota Tanjungbalai memastikan ketersediaan beras di wilayahnya dalam kondisi aman.

Kepastian itu disampaikan setelah Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan monitoring langsung ke gudang Bulog Divre Asahan, Rabu, 8 Juli 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan beras tetap tersedia di tengah kekhawatiran masyarakat terkait kelangkaan beras di sejumlah pasar.

Baca Juga:

Dalam kegiatan itu, Muhammad Fadly didampingi Asisten Pemasaran Bulog Divre Asahan Dadang beserta jajaran.

Mereka mengecek langsung kondisi stok beras yang tersimpan di gudang Bulog.

Usai melakukan pengecekan, Fadly menyampaikan bahwa persediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di gudang Bulog Asahan masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

"Saat ini juga telah dilakukan langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras SPHP di level yang masih dalam tahap normal. Hal ini dikarenakan peranan Bulog penting dalam menjaga stabilitas bahan pokok bagi masyarakat, terutama khususnya beras yang menjadi komponen penting berkontribusi pada inflasi dan juga deflasi di daerah," kata Fadly Abdina.

Menurut dia, kerja sama antara pemerintah daerah dan Bulog perlu terus diperkuat agar distribusi bahan pangan tetap berjalan baik serta mampu menjaga kestabilan harga di masyarakat.

"Diperlukan penguatan kerja sama guna memastikan kolaborasi yang berkelanjutan. Dalam waktu dekat, Pemko Tanjungbalai bersama Bulog akan melaksanakan kegiatan pasar murah atau gerakan pangan murah dan akan mengevaluasi jumlah rumah pangan kita (RPK) yang ada di Kota Tanjungbalai," pungkas Wakil Wali Kota.

Asisten Pemasaran Bulog Divre Asahan Dadang menjelaskan, saat ini stok beras yang tersedia di gudang Bulog Asahan mencapai 3.084.500 kilogram atau sekitar 3.084 ton.

Selain beras, Bulog juga memiliki stok Minyak Kita sebanyak 44.736 liter.

"Stok beras yang ada di gudang Bulog Asahan saat ini 3.084.500 Kg dan untuk Minyak Kita sebanyak 44.736 liter, artinya stok beras saat ini hingga 6 bulan kedepan aman," ujar Dadang.

Ia menjelaskan, karena kapasitas gudang Bulog Asahan relatif kecil, pihaknya juga menyiapkan cadangan stok di gudang Bulog Medan.

Jika persediaan di Asahan mulai menipis, pasokan akan segera dikirim dari Medan untuk memenuhi kebutuhan.

"Dikarenakan kondisi gudang penyimpanan Bulog Asahan skalanya kecil, maka saat ini ketersediaan stok beras juga dicadangkan di gudang Bulog Medan, apabila kondisi di gudang Bulog Asahan menipis nantinya segera akan dikirimkan kembali pasokan beras dari Medan ke gudang Bulog Asahan," jelas Dadang.

Selain memastikan stok pangan, Bulog juga mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pedagang untuk menjadi mitra melalui program Rumah Pangan Kita (RPK).

Dadang mengatakan keberadaan RPK sangat penting untuk memperlancar distribusi beras Bulog kepada masyarakat.

Menurut dia, jumlah RPK di Kota Tanjungbalai masih perlu ditingkatkan.

Dari 27 RPK yang terdaftar, baru 14 RPK yang melakukan daftar ulang dan menyatakan kesediaannya kembali menjadi mitra.

"Bulog juga berharap agar para pelaku UMKM/pedagang mau menjadi mitra Bulog dengan mendaftar sebagai RPK karena jumlah RPK di Tanjungbalai sendiri saat ini masih sedikit dari yang terdaftar 27 baru 14 RPK yang mendaftar ulang kesediaannya, sehingga dengan adanya RPK pendistribusian beras lancar karena beras Bulog disalurkan melalui RPK nantinya," kata Dadang.

Pemerintah Kota Tanjungbalai berharap langkah pengawasan stok dan kerja sama dengan Bulog dapat menjaga ketersediaan pangan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga yang stabil.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jamda XI Pramuka Sumut 2026 Dibuka, Wagub Surya: Jadilah Generasi Pembawa Solusi
Emak-emak Blokade Jalan Tirtosari Medan Tembung yang Rusak dan Banjir Bertahun-tahun, Lurah: Saya Pernah Juga Jatuh di Situ
KPK Sita Data Digital dari Komputer Dinas PUTR Langkat, Dalami Kasus OTT Bupati Ondim
KPK Juga Geledah Rumah Dinas Bupati Langkat dan Sejumlah OPD, Segel Ruangan Mulai Dibuka
Badan Gizi Nasional Kini Punya Peran Baru: Masuk Sistem Pertahanan Negara
Qodari Kaget RI Impor Batu Bara dari AS, Padahal Indonesia Eksportir Terbesar Dunia: Ini Celaka 19!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru