BREAKING NEWS
Kamis, 10 September 2026

Pemprov Sumut Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal Gratis, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

Abyadi Siregar - Kamis, 23 Juli 2026 15:58 WIB
Pemprov Sumut Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal Gratis, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
Kepala Diskop dan UKM Provinsi Sumut Yuliani Siregar saat konferensi pers yang digelar Diskominfo Sumut di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis, 23 Juli 2026. (foto: Diskominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus mendorong peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai program penguatan usaha.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni memfasilitasi penerbitan 1.000 sertifikat halal secara gratis bagi pelaku UMKM.

Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar sekaligus membantu pelaku usaha memenuhi kebijakan wajib halal untuk produk makanan dan minuman.

Baca Juga:

Fasilitasi tersebut dilakukan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Sumut bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM.

rogram ini akan diluncurkan dalam rangkaian kegiatan Sumut halal-fest/" target="_blank">Halal Fest yang digelar pada 11–12 Agustus 2026 bersama Bank Indonesia.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sumut Yuliani Siregar mengatakan, pelaku UMKM yang belum memiliki sertifikat halal dapat segera mendaftarkan diri melalui Dinas Koperasi.

"Kita akan menggelar Sumut halal-fest/" target="_blank">Halal Fest pada 11-12 Agustus 2026, bekerja sama dengan Bank Indonesia. Di sini kita akan fasilitasi penerbitan 1.000 sertifikat halal gratis. Jadi bagi UMKM yang belum ada sertifikat halalnya bisa segera menghubungi Dinas Koperasi," ujar Yuliani Siregar saat konferensi pers yang digelar Diskominfo Sumut di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis, 23 Juli 2026.

Kegiatan Sumut halal-fest/" target="_blank">Halal Fest akan dipusatkan di UPT Pelatihan dan Layanan Usaha Terpadu (PLUT) kawasan PRSU Sumut.

Selain fasilitasi sertifikat halal, kegiatan tersebut juga akan menghadirkan berbagai program pendukung, seperti workshop 1.000 UMKM Go Halal, expo produk halal, business matching pembiayaan, serta layanan Halal Centre sebagai pusat konsultasi dan informasi bagi pelaku usaha.

Menurut Yuliani, kegiatan tersebut diharapkan mampu mempercepat transformasi UMKM Sumut agar menghasilkan produk yang lebih kompetitif, berkualitas, dan memiliki jaminan halal.

"Kegiatan ini kami harapkan dapat mempercepat transformasi UMKM Sumut menuju produk yang lebih kompetitif, berkualitas dan memiliki jaminan halal," kata Yuliani.

Berdasarkan data tahun 2025, jumlah UMKM di Sumatera Utara telah mencapai sekitar 1,4 juta unit usaha.

Sementara rasio kewirausahaan mencapai 4,1 persen dan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Menurut Yuliani, kondisi tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat ekonomi daerah.

"Ini menjadi modal penting dalam mewujudkan Sumut yang lebih produktif, inovatif dan berdaya saing," ujarnya.

Selain sertifikasi halal, Pemprov Sumut juga menjalankan sejumlah program strategis untuk memperkuat kemampuan UMKM agar mampu bersaing di pasar nasional maupun global.

Program tersebut meliputi kurasi UMKM berpotensi ekspor, pelatihan dan pendampingan melalui program Fast Track DigiEkspor, hingga fasilitasi pengelolaan dan optimalisasi akun pada marketplace internasional.

Yuliani mengatakan, tahun ini Pemprov Sumut membuka akses pasar global bagi 100 UMKM melalui platform Alibaba.com.

"Untuk tahun ini kita membuka akses pasar internasional bagi 100 UMKM Sumut dengan menggunakan platform Alibaba.com sebagai marketplace global yang diharapkan mampu membuka akses pasar internasional," katanya.

Saat ini, proses tersebut masih dalam tahap kurasi peserta.

Penjaringan dilakukan melalui rekomendasi pemangku kepentingan, dinas koperasi kabupaten/kota, serta pendaftaran mandiri dari pelaku UMKM.

Pemprov Sumut juga menyiapkan program Fast Track Youngpreneur (FYP) Level Up yang bertujuan mencetak dan memperkuat wirausaha muda dengan orientasi pasar ekspor.

Program tersebut nantinya terintegrasi dengan kegiatan inkubasi bisnis serta program strategis daerah Sumut Digital Market.

"FYP Level Up akan terintegrasi dengan kegiatan inkubasi bisnis serta program strategis daerah Sumut Digital Market. Target peserta sebanyak 80 UMKM dan saat ini masih dalam tahap kurasi peserta," jelas Yuliani.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap semakin banyak generasi muda yang mampu mengembangkan bisnis berbasis inovasi dan teknologi.

Di sisi lain, Dinas Koperasi dan UKM Sumut juga tengah melakukan transformasi UPT PLUT menjadi Mal Layanan UMKM yang terintegrasi.

Fasilitas tersebut nantinya akan menjadi pusat layanan bagi pelaku usaha, mulai dari pengurusan perizinan, legalitas usaha, sertifikasi produk, akses pembiayaan, hingga pendampingan pengembangan bisnis.

Selain menjadi pusat konsultasi usaha, Mal Layanan UMKM juga dirancang sebagai ruang promosi produk unggulan daerah.

Yuliani berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat menjadi pusat pemasaran produk UMKM Sumut yang mampu mengangkat produk lokal ke tingkat lebih luas.

"Untuk progres transformasi PLUT ini sudah renovasi tampak depan gedung, penyusunan regulasi operasional, penyusunan desain tata letak dan konsep layanan mal. Harapan kita PLUT bisa menjadi pusat pemasaran produk UMKM Sumut seperti di Bali ada Krisna, di Aceh ada Pusaka. Nah, di Sumut ini kita mau buat seperti itu," kata Yuliani.

Dengan berbagai program tersebut, Pemprov Sumut menargetkan UMKM lokal tidak hanya kuat di pasar domestik, tetapi juga mampu menjadi pemain dalam perdagangan internasional.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kader PDI Perjuangan Medan Siap Berangkat ke Jakarta, Dampingi Senior Laporkan Kondisi DPD Sumut ke Ketum Megawati
PAW Ombudsman Harus Jadi Momentum Pulihkan Kepercayaan Publik, Samuel Silaen: Bukan Sekadar Isi Kursi Kosong
Indonesia Punya Potensi Besar Jadi Pemimpin Ekonomi Halal Dunia, Namun Ekosistem Industri Masih Jadi Tantangan
Peringati HUT ke-53 KNPI, Pemkab Batu Bara Siapkan Perda Pembinaan dan Pemberdayaan Pemuda
Bupati Batu Bara Panen Raya Program Lumbung Pangan BAZNAS, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani
Rico Waas Dorong Produk UMKM Medan Masuk Lebih Banyak ke Gerai Indomaret, Targetkan 20 Persen Rak Ritel Modern
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru