Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Awalaudin mengatakan, selama ini sejumlah perusahaan, khususnya di sektor perkebunan, melaporkan penggunaan air permukaan.
Namun pemerintah daerah akan melakukan monitoring untuk memastikan kesesuaian antara laporan dan kondisi sebenarnya.
"Selama ini sebagian perusahaan, khususnya di sektor perkebunan, melaporkan menggunakan air permukaan. Namun kami akan melakukan monitoring untuk memastikan penggunaan air tersebut sesuai kondisi sebenarnya," katanya.
Selain itu, pengawasan terhadap pemasangan reklame juga diperketat.
Bakeuda memastikan seluruh pelaku usaha memenuhi kewajiban pembayaran pajak sesuai aturan yang berlaku.
"Berapa pun nilainya, semua potensi pendapatan harus dioptimalkan. Tidak ada lagi ruang bagi oknum yang memasang reklame tanpa mengikuti aturan yang berlaku," tegas Awalaudin.
Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menargetkan PAD sebesar Rp107 miliar.
Angka tersebut meningkat dibandingkan target sebelumnya.
Pada 2025, target awal PAD berada di angka Rp85 miliar.
Setelah perubahan anggaran, target tersebut meningkat menjadi Rp97 miliar dan berhasil direalisasikan hingga 100 persen.
Sementara untuk tahun 2026, hingga 27 Juli, realisasi PAD Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah mencapai sekitar 52 persen dari target tahunan.
Awalaudin optimistis capaian tersebut masih berada pada jalur yang sesuai dengan rencana karena pemerintah daerah terus melakukan penagihan dan pengawasan terhadap berbagai sumber pendapatan.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.