BREAKING NEWS
Kamis, 01 Oktober 2026

Stunting di Medan Tinggal 0,11 Persen, Wali Kota Minta PKK Terus Perkuat Program Kesehatan

Abyadi Siregar - Kamis, 13 Agustus 2026 19:36 WIB
Stunting di Medan Tinggal 0,11 Persen, Wali Kota Minta PKK Terus Perkuat Program Kesehatan
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, dalam Peringatan HKG PKK tersebut digelar di Gedung PKK Medan Petisah, Kamis (13/8/2026). (Foto: Dinas Kominfo Kota Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Hal itu disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Kota Medan.

Peringatan HKG PKK tersebut digelar di Gedung PKK Medan Petisah, Kamis (13/8/2026). Kegiatan turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin Rico Waas, Staf Ahli PKK Ny Martinijal Zakiyuddin Harahap, jajaran pimpinan perangkat daerah, camat, serta pengurus TP PKK Kota Medan.

Rico mengatakan 10 Program Pokok PKK memiliki keterkaitan erat dengan berbagai tugas pemerintah, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, pangan hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

Baca Juga:

Karena itu, dia meminta TP PKK Kota Medan menyusun program kerja yang lebih terarah, terukur dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Program tersebut juga diminta dikoordinasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) dan Bappeda agar dapat terintegrasi dalam perencanaan pembangunan.

"Kami ingin menguatkan fungsi PKK ke depannya. Siapkan sistem kerja dan program kerja yang makin mantap. Mari bawa rencana program ke Bappeda agar kita siapkan program PKK yang lebih luar biasa di tahun mendatang. Kami akan full support," kata Rico.

Rico juga menyoroti pentingnya penguatan program kesehatan, khususnya pemberian ASI eksklusif dan pencegahan stunting.

Berdasarkan data yang diterima Pemko Medan, cakupan ASI eksklusif hingga triwulan II 2026 mencapai 80,54 persen. Sementara itu, dari 107.143 balita yang ditimbang pada Juni 2026, tercatat 104 balita mengalami stunting dengan prevalensi 0,11 persen.

Menurut Rico, upaya pencegahan stunting harus dilakukan sejak masa kehamilan. Hal tersebut dapat dilakukan melalui pemenuhan gizi ibu serta edukasi mengenai pola makan sehat.

Dia juga meminta setiap kelompok kerja (pokja) PKK mengoptimalkan perannya. Program tersebut mencakup penguatan nilai Pancasila dan gotong royong, pendidikan, pemberdayaan UMKM keluarga, hingga kampanye pangan sehat dan penggunaan produk lokal.

"Harapan saya bagaimana di dalamnya ada sentuhan yang lebih mendalam kepada ibu-ibu. Sentuhan humanisme kita diperkuat, lebih dekat lagi dengan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin Rico Waas mengatakan peringatan HKG PKK ke-54 menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan gerakan PKK sekaligus memperkuat komitmen agar organisasi tersebut semakin aktif, inovatif dan adaptif.

"Selama 54 tahun, PKK telah menjadi bagian penting dalam pembangunan keluarga dan masyarakat. Karena itu, mari kita jadikan keluarga sebagai pusat perubahan dan kader PKK sebagai penggeraknya," kata Airin.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Eks Persib Bandung Akram Albar Gabung PSMS Medan, Skuad Kini Genap 25 Pemain
Polda Sumut Minta Waktu Dua Bulan Ungkap Kematian Winda Lorenza Gowasa
PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik 4 Jam di Medan, Ini Daftar Lokasinya
Sutrimo Winda
Dari 5 Ribu ke 116 Ribu Followers, Begini Cara Pemko Medan Ubah Citra 'Kota Sejuta Lubang
Cegah Anggaran Asal Alokasi, Pemko Medan Perkuat Penerapan Analisis Standar Belanja
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru