Rakyat Susah Dilanda Bencana, Sestama BNPB Malah Korupsi
JAKARTA Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid menyampaikan keprihatinan atas operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korup
NASIONAL
JAKARTA - Pimpinan DPR RI berjanji menindaklanjuti aspirasi Forum Masyarakat Komunikasi Pati yang datang ke Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2026). DPR berencana memanggil Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra hingga aparat penegak hukum (APH) untuk meminta penjelasan terkait situasi di daerah tersebut.
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan pihaknya akan mendalami berbagai persoalan yang disampaikan perwakilan masyarakat Pati dalam audiensi tersebut. DPR ingin memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Pati tetap kondusif.
"Ya, kita akan dalami kemudian nanti berbagai stakeholder di sana kita akan undang dulu, terutama Plt Bupati kemudian juga APH-nya. Mereka harapkan ini berikanlah kami kepastian hukum dan kenyamanan kamtibmas di wilayah Pati," kata Cucun.Baca Juga:
Menurut Cucun, DPR mencatat seluruh aspirasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, termasuk keluhan masyarakat mengenai dugaan pembiaran terhadap sejumlah persoalan di Pati.
"Ya jangan sampai tadi ada yang disampaikan, seolah-olah ada pembiaran. Nah ini sudah kita catat semuanya," ujarnya.
Cucun menegaskan DPR ingin situasi di Pati berjalan aman dan nyaman. Karena itu, pihaknya akan meminta keterangan dari pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum sebelum menentukan langkah lanjutan.
Audiensi tersebut juga membahas desakan percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Wakil Ketua DPR Sari Yuliati menyatakan DPR tidak berniat memperlambat proses pembahasan regulasi tersebut.
Menurut Sari, Komisi III DPR masih menerima dan menghimpun berbagai aspirasi sebagai bagian dari proses penyusunan RUU Perampasan Aset.
"Karena RUU ini juga ada sedikit tricky situation, jangan sampai ketika UU ini jadi itu juga menjadi alat pukul bagi rezim yang berkuasa. Jadi kan kita harus membuat undang-undang itu yang setara antara masyarakat dengan penguasa," kata Sari.
Sebelumnya, sejumlah kelompok masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Rakyat Pati mendatangi DPR untuk menyampaikan aspirasi. Salah satu tuntutan mereka adalah mendorong percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset.
Perwakilan forum, Lukman Hakim, juga meminta DPR mendorong aparat penegak hukum menindak kelompok masyarakat yang dinilai membuat keresahan di Pati.
"Kami menuntut ketegasan. Seperti contoh, sebelum tanggal 13 kemarin, sound horeg itu di tengah alun-alun, Pak, sampai jam 12 malam, kami resah. Kedua, kantor DPRD diacak-acak sampai malam. Ada apa ini?" ujar Lukman.
Lukman berharap DPR dapat menindaklanjuti persoalan tersebut dengan meminta penjelasan dari pihak-pihak terkait. Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian hukum sekaligus jaminan keamanan dan ketertiban di wilayah Pati.
Pertemuan antara masyarakat Pati dan pimpinan DPR tersebut berlangsung sebagai forum penyampaian aspirasi tanpa aksi demonstrasi di jalan. DPR menyatakan seluruh masukan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait.* (in/dh)
JAKARTA Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid menyampaikan keprihatinan atas operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korup
NASIONAL
MEDAN Tempat belanja kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3 yang diduga melakukan mark up harga bahan ba
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus memperkuat upaya pembinaan narapidana pengguna narkotika, psikotro
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Politikus senior Partai Golkar Rully Chairul Azwar membahas peluang pengembangan bisnis pengolahan sampah di Indonesia. Pembahasan
NASIONAL
JAKARTA Desakan agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditetapkan sebagai bencana nasional semakin menguat. Sejumlah pihak, mulai dari
NASIONAL
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah meminta majelis hakim membatalkan surat dakwaan
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui penandatanga
PENDIDIKAN
SAMARINDA Keberadaan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas&039ud di Singapura menjadi sorotan publik di tengah kebakaran hutan dan
PEMERINTAHAN
MEDAN Kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) berada pada kategori sedang hingga tidak sehat pada Rabu (14/10/2026). Ber
KESEHATAN
MEDAN Sebaran asap terdeteksi di seluruh wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada Rabu (14/10/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofis
KESEHATAN