BREAKING NEWS
Kamis, 01 Oktober 2026

Rico Waas Minta Drainase Indra Kasih Dipercepat, Warga Keluhkan Galian yang Belum Ditutup

Abyadi Siregar - Selasa, 29 September 2026 20:45 WIB
Rico Waas Minta Drainase Indra Kasih Dipercepat, Warga Keluhkan Galian yang Belum Ditutup
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau pengerjaan U-ditch di Jalan Bhayangkari, Selasa, 29 September 2026. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Penanganan banjir menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Medan.

Pembangunan drainase terus dilakukan di sejumlah kawasan yang selama ini terdampak genangan, termasuk Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau pengerjaan U-ditch di Jalan Bhayangkari, Selasa, 29 September 2026.

Baca Juga:

Proyek tersebut memiliki panjang sekitar 714 meter dan mengarah hingga Jalan William Iskandar.

U-ditch berukuran sekitar 140 sentimeter itu diharapkan dapat membantu mengurangi genangan yang selama ini terjadi di kawasan tersebut.

"Ini saya secara langsung harus memberikan atensi khusus, di mana ini u-ditch panjangnya sampai menuju Jalan William Iskandar, panjangnya sekitar 714 meter," kata Rico Waas.

Rico mengatakan terdapat tiga pembangunan drainase di kawasan Tembung yang nantinya aliran airnya diarahkan ke Sungai Kera.

Pembangunan tersebut dilakukan karena kawasan Indra Kasih termasuk wilayah yang terdampak luapan genangan.

"Mudah-mudahan ini bisa mengurangi dampak genangan banjir yang ada di daerah situ," ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Rico menemukan kendala pengerjaan berupa sejumlah tiang listrik yang berada di jalur pembangunan U-ditch.

Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera berkoordinasi dengan PLN untuk merelokasi tiang-tiang tersebut.

Menurut Rico, keberadaan tiang listrik membuat pekerjaan di sejumlah titik harus dilakukan secara berselang.

"Karena kalau enggak, ini akan terhambat. Karena mereka bekerja jadi belang-kelang dengan tiang listrik tersebut," ujarnya.

Rico meminta persoalan tersebut segera diselesaikan agar pembangunan drainase tidak mengalami hambatan.

Selain persoalan tiang listrik, warga menyampaikan keluhan terkait galian drainase yang belum ditutup di sejumlah titik.

Galian tersebut dinilai mengganggu akses warga dan berpotensi membahayakan keselamatan, terutama ketika hujan turun.

Seorang warga bahkan menyampaikan adanya pengendara yang terjatuh saat melintas di lokasi.

"Kemarin ada yang jatuh naik kereta hujan-hujan, cepat-cepat! Cepat kali, Pak! Kami kan jualan, Pak," ujar seorang warga kepada Rico Waas.

Warga juga mempertanyakan pengerjaan proyek yang berpindah ke titik lain sebelum galian sebelumnya diselesaikan dan ditutup.

Mereka mengaku telah melaporkan kondisi tersebut kepada Dinas PU, tetapi penutupan yang dijanjikan belum dilakukan.

Kekhawatiran warga semakin besar karena banyak anak-anak beraktivitas di sekitar lokasi pembangunan.

"Pak, di sini banyak anak-anak. Di sini kalau banjir dan hujan rawan, Pak. Daripada nanti anak-anak kenapa-kenapa gara-gara kayak gini, tolonglah Pak. Katanya mau ditutup besok, tapi tidak juga," ujar seorang ibu.

Mendengar keluhan warga, Rico meminta galian yang terbuka segera ditutup setelah pekerjaan di titik tersebut selesai.

Jika pekerjaan masih berlangsung, ia meminta lokasi dilengkapi rambu yang jelas agar warga tetap dapat melintas dengan aman.

"Kalau misal pas lagi memang hujan ini terjadi genangan, tak terlihat, akhirnya bisa masyarakat celaka. Makanya harus ditutup dahulu dan diselesaikan," tegas Rico Waas.

Ia juga meminta Dinas PU memasang rambu di bagian ujung pekerjaan.

Selain itu, masyarakat sekitar perlu mendapat sosialisasi mengenai kondisi proyek sehingga dapat lebih berhati-hati saat melintas.

"Penting sekali wilayah ini juga mensosialisasikan kepada masyarakat sekitar bahwa memang perlu berhati-hati dan juga memberi rambu di bagian ujung," kata Rico Waas.

Pembangunan drainase di kawasan Indra Kasih diharapkan tidak hanya membantu mengurangi genangan, tetapi juga tetap memperhatikan keselamatan dan akses warga selama proses pengerjaan berlangsung.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Konferensi Internasional Selat Malaka 2026 Hasilkan 10 Resolusi dan 10 Rekomendasi Kebijakan
Bobby Nasution Tegaskan Dukungan Pemprov Sumut untuk Perumahan Subsidi dan Hunian Terjangkau
Kolonel TNI Harfan Bahar Didakwa Pesan Sabu dan Ekstasi dari Mantan Pacar, Paket Terbongkar di Bandara Supadio
Atasi Banjir, Pemko Medan Bangun Drainase 385 Meter di Jalan Makmur Sei Agul
KMG MERDEKA Hadir di Sumut, ASN Bisa Cicil Pajak Kendaraan hingga 12 Bulan Bunga 0 Persen
Ditawari Gaji Tinggi di Malaysia, Perempuan Medan Marelan Justru Dibawa ke Madagaskar Jadi Operator Judol
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru