Sidang MK soal Gibran, Zainal Arifin Mochtar: Ada “Utang” yang Harus Dibayar dari Putusan 90
JAKARTA Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar menilai perkara yang mempersoalkan syarat penca
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Penanganan banjir menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Medan.
Pembangunan drainase terus dilakukan di sejumlah kawasan yang selama ini terdampak genangan, termasuk Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau pengerjaan U-ditch di Jalan Bhayangkari, Selasa, 29 September 2026.Baca Juga:
Proyek tersebut memiliki panjang sekitar 714 meter dan mengarah hingga Jalan William Iskandar.
U-ditch berukuran sekitar 140 sentimeter itu diharapkan dapat membantu mengurangi genangan yang selama ini terjadi di kawasan tersebut.
"Ini saya secara langsung harus memberikan atensi khusus, di mana ini u-ditch panjangnya sampai menuju Jalan William Iskandar, panjangnya sekitar 714 meter," kata Rico Waas.
Rico mengatakan terdapat tiga pembangunan drainase di kawasan Tembung yang nantinya aliran airnya diarahkan ke Sungai Kera.
Pembangunan tersebut dilakukan karena kawasan Indra Kasih termasuk wilayah yang terdampak luapan genangan.
"Mudah-mudahan ini bisa mengurangi dampak genangan banjir yang ada di daerah situ," ujarnya.
Dalam peninjauan tersebut, Rico menemukan kendala pengerjaan berupa sejumlah tiang listrik yang berada di jalur pembangunan U-ditch.
Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera berkoordinasi dengan PLN untuk merelokasi tiang-tiang tersebut.
Menurut Rico, keberadaan tiang listrik membuat pekerjaan di sejumlah titik harus dilakukan secara berselang.
"Karena kalau enggak, ini akan terhambat. Karena mereka bekerja jadi belang-kelang dengan tiang listrik tersebut," ujarnya.
Rico meminta persoalan tersebut segera diselesaikan agar pembangunan drainase tidak mengalami hambatan.
Selain persoalan tiang listrik, warga menyampaikan keluhan terkait galian drainase yang belum ditutup di sejumlah titik.
Galian tersebut dinilai mengganggu akses warga dan berpotensi membahayakan keselamatan, terutama ketika hujan turun.
Seorang warga bahkan menyampaikan adanya pengendara yang terjatuh saat melintas di lokasi.
"Kemarin ada yang jatuh naik kereta hujan-hujan, cepat-cepat! Cepat kali, Pak! Kami kan jualan, Pak," ujar seorang warga kepada Rico Waas.
Warga juga mempertanyakan pengerjaan proyek yang berpindah ke titik lain sebelum galian sebelumnya diselesaikan dan ditutup.
Mereka mengaku telah melaporkan kondisi tersebut kepada Dinas PU, tetapi penutupan yang dijanjikan belum dilakukan.
Kekhawatiran warga semakin besar karena banyak anak-anak beraktivitas di sekitar lokasi pembangunan.
"Pak, di sini banyak anak-anak. Di sini kalau banjir dan hujan rawan, Pak. Daripada nanti anak-anak kenapa-kenapa gara-gara kayak gini, tolonglah Pak. Katanya mau ditutup besok, tapi tidak juga," ujar seorang ibu.
Mendengar keluhan warga, Rico meminta galian yang terbuka segera ditutup setelah pekerjaan di titik tersebut selesai.
Jika pekerjaan masih berlangsung, ia meminta lokasi dilengkapi rambu yang jelas agar warga tetap dapat melintas dengan aman.
"Kalau misal pas lagi memang hujan ini terjadi genangan, tak terlihat, akhirnya bisa masyarakat celaka. Makanya harus ditutup dahulu dan diselesaikan," tegas Rico Waas.
Ia juga meminta Dinas PU memasang rambu di bagian ujung pekerjaan.
Selain itu, masyarakat sekitar perlu mendapat sosialisasi mengenai kondisi proyek sehingga dapat lebih berhati-hati saat melintas.
"Penting sekali wilayah ini juga mensosialisasikan kepada masyarakat sekitar bahwa memang perlu berhati-hati dan juga memberi rambu di bagian ujung," kata Rico Waas.
Pembangunan drainase di kawasan Indra Kasih diharapkan tidak hanya membantu mengurangi genangan, tetapi juga tetap memperhatikan keselamatan dan akses warga selama proses pengerjaan berlangsung.* (ad)
JAKARTA Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar menilai perkara yang mempersoalkan syarat penca
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah akan kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada pekerja pada kuartal IV 2026. Bantuan tersebut diberikan u
EKONOMI
JAKARTA Saksi yang diajukan pemohon dalam perkara syarat pencalonan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Pemilu 2024, I Gusti Putu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI periode 20072012, I Gusti Putu Artha, mengatakan KPU tidak dapat menolak dokumen
NASIONAL
PARLILITAN Dugaan penculikan anak di Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, memicu kepanikan hingga amuk ma
PERISTIWA
MEDAN Peristiwa Gerakan 30 September 1965 atau G30S tidak hanya berlangsung di Jakarta dan sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Berbagai sumb
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Ahli hukum tata negara dan hukum adat Yance Arizona mengungkapkan contoh diskualifikasi elektoral yang dilakukan setelah proses
NASIONAL
JAKARTA Ahli kepemiluan dan hukum pemilu Titi Anggraini menegaskan bahwa tidak memiliki bukti kelulusan sekolah menengah, tidak lulus se
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktorat Polisi Perairan Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolair Korpolairud) Baharkam Polri menetapkan nakhoda KM Virg
HUKUM DAN KRIMINAL
LANGKAT Persadaan Marga Silima (PMS) Kabupaten Langkat menggelar pelantikan pengurus kabupaten sekaligus pengukuhan pengurus kecamatan s
NASIONAL