AHY Pastikan Sekolah Rakyat di Medan Siap Beroperasi Pertengahan Juli 2026
MEDAN Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota M
PENDIDIKAN
JAKARTA – Hari ini, Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi saksi penting dalam menentukan nasib hasil Pilpres 2024. Dalam sidang pengucapan putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang dipimpin oleh Ketua MK Suhartoyo, suasana tegang terasa di ruang sidang.
Sejak awal sidang, Suhartoyo mengingatkan peserta sidang untuk tidak melakukan interupsi selama pengucapan putusan berlangsung. “Agenda persidangan pada hari ini untuk pengucapan putusan baik perkara nomor 1 maupun nomor 2. Oleh karena itu, kami ingatkan kepada semua, mohon pengucapannya putusannya dihormati dengan tidak menyampaikan interupsi selama persidangan ini,” ujar Suhartoyo dengan tegas.
Majelis hakim dipimpin oleh Suhartoyo hanya akan membacakan poin-poin pokok dalam putusan ini. Hal-hal yang tidak dibacakan dianggap sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan dengan putusan yang diucapkan.
Sidang pun dimulai dengan membacakan permohonan dari pihak Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar yang mempermasalahkan kemenangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024. Dalam hasil yang ditetapkan oleh KPU, pasangan Prabowo-Gibran mendapatkan suara terbanyak.
Dari data yang disampaikan, Prabowo-Gibran meraih 96.214.691 suara atau 58,59%, diikuti oleh Anies-Cak Imin dengan 40.971.906 suara atau 24,95%, dan Ganjar-Mahfud dengan 27.040.878 suara atau 16,47%. Hasil ini menjadi pusat perdebatan yang sengit di ruang sidang MK.
Tak hanya menjadi momen penting bagi pihak-pihak yang terlibat dalam perselisihan ini, putusan MK juga menjadi sorotan publik yang tengah menanti kejelasan atas hasil Pilpres yang dianggap kontroversial oleh beberapa pihak.
Dalam suasana tegang, harapan masyarakat atas tegaknya keadilan dan demokrasi yang kuat di Indonesia menjadi sorotan utama. Bagaimanapun hasilnya, keputusan MK diharapkan dapat menjadi landasan yang kuat bagi kedepannya, menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem demokrasi yang telah diperjuangkan bersama.
Sidang berlangsung dengan penuh tensi dan harapan. Para pihak yang terlibat dalam perselisihan, bersama dengan masyarakat Indonesia, menunggu dengan penuh antusiasme dan ketegangan atas keputusan MK yang akan mengukuhkan arah demokrasi Indonesia ke depannya.
Mari kita bersama-sama menanti keputusan dari Mahkamah Konstitusi yang akan menjadi tonggak penting bagi keadilan dan demokrasi di Indonesia.
(K/09)
MEDAN Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota M
PENDIDIKAN
LANGKAT Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria memikul mesin outdoor AC sambil berjalan kaki sejauh sekitar dua kilometer viral d
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menjajaki kerja sama strategis dengan PT Rumah Tani Nusantara (RTN) guna memp
EKONOMI
JAKARTA Rencana pelibatan sekitar 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) dalam masa orientasi Program Sekolah Rakyat mendapat perhatian da
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengaku telah mengembalikan sebuah amplop yang ditinggalkan Bupati Kuantan Singingi
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, meminta aparat keamanan meningkatkan langkah pengamanan di Papua secara terukur menyu
NASIONAL
JAKARTA Praktisi agraria sekaligus mantan pejabat senior Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dr. Bud
NASIONAL
KEPULAUAN SERIBU PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melakukan rehab
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh menerima penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan Yayasan Lembaga Bantuan HukumKeadilan Indonesia (YLBH
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung progres pembang
PENDIDIKAN