BPA Luncurkan BPA Fair 2026, Dorong Optimalisasi Lelang Aset Negara dengan Target Rp100 Miliar Lebih
JAKARTA Badan Pemulihan Aset (BPA) resmi meluncurkan BPA Fair 2026 sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemulihan aset negar
EKONOMI
JAKARTA – Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, mengajak masyarakat untuk merangkul kembali kesatuan, menyusul pengumuman hasil Pemilu 2024. Dalam sebuah jumpa pers yang diadakan di Gedung PBNU, Jakarta, Gus Yahya menegaskan pentingnya memandang pemilu sebagai sebuah prosedur yang diatur oleh Tuhan.
“Dari awal kami telah mengingatkan, mari kita anggap ini sebagai sebuah prosedur saja. Bukan sebuah pertarungan yang merusak, melainkan hanya prosedur. Kita sudah melakukan pemilihan, dan hasilnya telah diumumkan,” ujar Gus Yahya dengan tegas, menyerukan kedamaian dan kesatuan di tengah dinamika politik yang berlangsung.
Gus Yahya menginterpretasikan hasil pemilu sebagai keputusan ilahi. Setiap suara yang terkumpul merupakan hasil dari usaha setiap pasangan calon presiden dan wakil presiden.
“Setiap peserta pemilu telah berjuang untuk mendapatkan suara. Hasil ini adalah suara kita yang, dari sudut pandang agama, merupakan ketetapan dari Allah SWT,” jelasnya, memberikan dimensi spiritual dalam menafsirkan hasil pemilu.
Selain itu, Gus Yahya meminta masyarakat dan para peserta pemilu untuk menghentikan segala bentuk kampanye. Baginya, hasil pemilu sudah final dan tidak memerlukan kampanye lanjutan.
“Terkait dengan kampanye, sudah cukup. Hasilnya sudah ada. Tidak perlu lagi melakukan kampanye, tapi mari kita terbuka untuk analisis dan diskusi,” ucapnya.
Lebih lanjut, Gus Yahya mengajak masyarakat untuk kembali bersatu dalam menyambut bulan Ramadan yang mendatang. Kesatuan masyarakat diharapkan dapat menjadi pondasi bagi pengawasan dan dukungan terhadap pemerintahan yang akan datang.
“Mari kita bersatu kembali. Mari bermaaf-maafan dan mempererat persatuan. Insyaallah, siapapun yang akan memegang amanat pemerintahan ke depan akan mampu menjalankannya dengan baik. Bersama-sama, kita dapat mengawasi dan mendukungnya,” tutup Gus Yahya dengan penuh harapan akan masa depan yang lebih baik.
(AS)
JAKARTA Badan Pemulihan Aset (BPA) resmi meluncurkan BPA Fair 2026 sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemulihan aset negar
EKONOMI
MEDAN Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada Saiful Bahri alias Pon (47), kurir narkotika
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa Rancangan UndangUndan
POLITIK
BATU BARA Wacana pemekaran wilayah yang mengusung pembentukan Provinsi Sumatera Pantai Timur kembali memantik perhatian publik. Kali ini
POLITIK
JAKARTA Pemerintah terus mendorong penguatan ketahanan energi nasional melalui diversifikasi bauran energi, termasuk opsi pengembangan P
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Indonesia saat ini berada dalam kondisi survival mode ekonomi di tengah
EKONOMI
MEDAN Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya perusahaan menyesuaikan penugasan peserta magang dengan latar be
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan klarifikasi terkait pernyataannya mengenai kebutuhan hingga 19.000 e
EKONOMI
JAKARTA Tim penasihat hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim menyampaikan keberatan atas perce
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengingatkan bahwa risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun 2026 diper
PEMERINTAHAN