Saut Situmorang Desak Prabowo Alihkan Kasus Febrie Adriansyah ke KPK
JAKARTA Mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang, mendorong Presiden Prabowo Subianto mengambil sikap tegas
NASIONAL
JAKARTA — Hari ini, gedung DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, menjadi saksi bisu dari sebuah momen yang menarik perhatian publik. Anies Baswedan, mantan Gubernur DKI Jakarta, terlihat memasuki kantor partai berlambang banteng tersebut sebelum acara pengumuman calon kepala daerah gelombang ketiga dimulai.
Menurut informasi yang diperoleh dari sumber detikcom, Anies Baswedan sempat duduk bersampingan dengan Rano Karno, anggota DPR dan kader PDIP yang sudah lama dikenal publik. Dalam foto yang beredar, Anies mengenakan kemeja tenun merah, sementara Rano Karno tampil dalam kemeja merah PDIP dan peci hitam. Keduanya tampak akrab dan tersenyum dalam suasana pertemuan yang penuh keharmonisan.
Kehadiran Anies di DPP PDIP sebelumnya telah dikonfirmasi oleh juru bicara Anies, Angga Putra Fidrian. “Iya, benar Anies ke DPP,” ujar Angga dalam keterangan singkatnya.
Sebelum berangkat ke DPP PDIP, Anies Baswedan terlihat berangkat dengan penuh persiapan dan harapan. Menggunakan baju tenun merah yang khas, Anies berpamitan dan meminta restu dari ibunya, Aliyah Rasyid Baswedan, serta istrinya, Ferry Farhati. Dalam momen yang penuh kekhidmatan tersebut, Aliyah terlihat menengadahkan tangan dan berdoa untuk kelancaran anaknya.
“Insya Allah Anies dimudahkan dalam mengemban amanah apapun, semoga selalu diiringi dan diberikan pertolongan Allah SWT,” doa Aliyah penuh harapan.
Namun, meski Anies hadir di kantor DPP PDIP pagi ini, dirinya tidak terlihat pada saat pengumuman calon kepala daerah gelombang ketiga. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengumumkan berbagai nama calon untuk Pilkada 2024, tetapi tidak ada nama Anies Baswedan yang disebutkan dalam daftar tersebut. Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, juga tidak menyebutkan calon untuk Jakarta, menimbulkan spekulasi dan tanda tanya di kalangan media dan publik.
Sementara Megawati menyampaikan sambutannya, fokus media tertuju pada pengumuman calon kepala daerah dari PDIP, terutama mengenai siapa yang akan diusung untuk Pilkada Jakarta. Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai keputusan PDIP terkait Pilkada Jakarta dan apakah Anies Baswedan akan menjadi bagian dari strategi politik partai.
Sampai berita ini diturunkan, keberadaan Anies Baswedan di PDIP tetap menjadi misteri. Publik dan pengamat politik masih menunggu kepastian apakah Anies akan menjadi bagian dari rencana politik PDIP dalam Pilkada mendatang atau jika ada perkembangan baru yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
(K/09)
JAKARTA Mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang, mendorong Presiden Prabowo Subianto mengambil sikap tegas
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengungkapkan Panitia Kerja (Panja) Pengawasan penanganan kasus dugaan korupsi yang menjerat
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyambut positif keputusan lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor&039s (S&P) y
EKONOMI
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta sinergi antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Kejaksaan Agung tetap terja
NASIONAL
JAKARTA Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menolak permohonan status justice collaborator yang diajukan tersangka dugaan korupsi
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sebuah rumah toko (ruko) empat lantai yang menjual komponen dan suku cadang mobil di Jalan Semarang, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan pemerintah masih membuka peluang untuk menyesuaikan harga eceran tertinggi (H
EKONOMI
JAKARTA Penyidik gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditres
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengungkapkan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Jaksa Agung ST Bu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA YouTuber Mikhael Sinaga meminta agar video diskusi yang diunggah di kanal YouTube miliknya tidak dijadikan dasar kriminalisasi dal
HUKUM DAN KRIMINAL