Sementara itu, Senior Manager Sub-Surface Development Planning PHM, Susan Syahdina, memaparkan perjalanan energi dari hulu ke hilir, serta peran strategis PHM dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Ia juga mengenalkan berbagai inovasi teknologi yang digunakan dalam pengelolaan sumber daya migas secara berkelanjutan.Achmad Krisna juga menekankan bahwa definisi literasi kini telah berkembang.
"Literasi tidak lagi hanya soal baca tulis, tapi juga literasi energi, teknologi, hingga karier. Inilah yang coba kami tanamkan melalui Kelas Inspirasi," jelasnya.Ia menyebutkan bahwa program CSR PHM di bidang pendidikan telah menyasar berbagai sektor, mulai dari peningkatan infrastruktur sekolah, pelatihan vokasi, pemberian beasiswa, hingga penguatan motivasi siswa.
"Melalui kelas ini, kami ingin mendorong generasi muda untuk naik ke level berikutnya, menjadi SDM unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan," tambahnya.Antusiasme tinggi terlihat dari para peserta. Salah satunya, Fathir Nabiha Rafif, mengaku baru memahami betapa kompleksnya industri migas.
"Awalnya saya pikir Pertamina hanya jual BBM. Ternyata industri migas itu luas dan penuh inovasi. Ini pengalaman yang membuka wawasan baru," ujarnya.