Rupiah Melemah di Atas Rp17.500, Pengusaha Mulai Tahan Ekspansi
JAKARTA Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mulai berdampak terhadap strategi bisnis kalangan pengusaha nasio
EKONOMI
SUKABUMI -Kecelakaan memilukan kembali mengguncang wilayah Sukabumi, Sabtu (29/6), saat dua remaja yang menjadi personel drum band tewas setelah ditabrak oleh seorang sopir bus di Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Cisaat. Insiden tragis ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Andhika Pratistha, dalam keterangannya kepada wartawan pada Minggu (30/6), mengonfirmasi bahwa pelaku mengemudikan bus Laju Utama dengan nomor polisi F 7651 SD. “Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), evakuasi kendaraan yang terlibat, serta pengamanan barang bukti, termasuk sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan ini,” ujar Andhika.
Menurut Andhika, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.50 WIB ketika dua remaja, yang diidentifikasi dengan inisial MJM (17 tahun) dan RF (15 tahun), bersama seorang anak berusia 10 tahun yang juga terluka, mengendarai sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi F 4865 TR. Mereka sedang dalam perjalanan dari arah Cibolang menuju Kota Sukabumi, untuk menghadiri acara kenaikan kelas mereka.
“Nahas, di tengah perjalanan mereka, motor yang dikendarai MJM diduga bersenggolan dengan bus Laju Utama yang melintas searah. Akibatnya, motor terjatuh dan kedua remaja tersebut terlindas oleh bus tersebut,” jelas Andhika.
Kejadian tragis ini tidak hanya merenggut nyawa MJM dan RF, namun juga menyisakan luka fisik dan emosional yang mendalam pada MRP, anak berusia 10 tahun yang selamat dari insiden tersebut. Ia kini sedang dalam perawatan intensif di rumah sakit terdekat.
Dalam upaya penegakan hukum, pihak kepolisian telah mengantongi identitas sopir bus dan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut. Masyarakat diimbau untuk memberikan informasi yang relevan yang dapat membantu proses penyelidikan.
Insiden ini juga mengingatkan kita semua akan pentingnya kehati-hatian dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, terutama di jalan raya yang sering dilalui oleh kendaraan besar seperti bus. Kita semua berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Kami akan terus memantau perkembangan dari kasus ini dan memberikan informasi lebih lanjut seiring dengan berjalannya proses hukum. Semoga keadilan dapat segera ditegakkan bagi keluarga korban yang sedang berduka.
(N/014)
JAKARTA Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mulai berdampak terhadap strategi bisnis kalangan pengusaha nasio
EKONOMI
JAKARTA Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi menjadikan Presiden ke7 RI Joko Widodo atau Jokowi sebagai patron perjuangan politik par
POLITIK
JAKARTA Komisi X DPR RI meminta pemerintah segera memberikan kepastian status bagi guru honorer dengan mengangkat mereka menjadi aparatu
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap laporan harta kekayaan terbaru Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melalui La
NASIONAL
JAKARTA Partai Demokrat mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang berencana membentuk satuan tugas (satgas) khusus deregulasi unt
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61 persen pada triwulan I 2026 lebih ba
EKONOMI
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa status ibu kota negara Indonesia hingga saat ini masih berada di Jakarta. Penegasan itu
NASIONAL
JAKARTA Masyarakat yang sering bepergian menggunakan transportasi udara diminta bersiap merogoh kocek lebih dalam. Kementerian Perhubungan
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah Indonesia terus memperkuat hubungan perdagangan dan kerja sama ekonomi dengan Rusia di tengah dinamika ekonomi global
EKONOMI
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggerebek lokasi yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba di Jalan Denai Gang Jati,
HUKUM DAN KRIMINAL