Akibatnya, saat hujan turun atau air pasang naik, air tidak dapat mengalir dengan lancar dan meluap ke pemukiman warga.
Parahnya lagi, warga yang sedang membangun rumah juga turut berkontribusi dalam bencana ini. Material seperti pasir dan tanah dibiarkan berserakan di jalan dan di atas parit.
Begitu hujan turun, material ini hanyut masuk ke dalam parit dan memperburuk penyumbatan.
Namun, yang lebih mengecewakan adalah sikap pemerintah yang seolah menutup mata.
Tidak ada tindakan tegas terhadap para pelaku, baik itu pengusaha panglong maupun warga yang sembrono dalam membuang material bangunan.
Padahal, sudah jelas bahwa kondisi ini sangat merugikan masyarakat luas.
Warga Menuntut Tindakan Tegas!
Warga yang menjadi korban banjir rob mendesak pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, untuk segera turun ke lapangan dan melihat langsung kondisi parit yang sudah tidak berfungsi. Mereka meminta:
Pemerintah harus segera menindak tegas pengusaha panglong yang menyimpan pasir dan batu kerikil tanpa pengamanan yang layak. Jika perlu, izin usaha mereka dicabut jika terbukti abai terhadap lingkungan.
2. Pengawasan Ketat Pembangunan Rumah
Warga yang membangun rumah harus diberikan peringatan dan aturan ketat mengenai penyimpanan material bangunan. Jangan sampai pembangunan rumah pribadi malah merugikan lingkungan sekitar.