BREAKING NEWS
Kamis, 23 April 2026

Pemudik Melahirkan di Toilet Terminal Salatiga, Bayi Prematur Tak Tertolong

- Minggu, 30 Maret 2025 14:03 WIB
Pemudik Melahirkan di Toilet Terminal Salatiga, Bayi Prematur Tak Tertolong
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SALATIGA – Seorang pemudik asal Palembang melahirkan di dalam toilet wanita Terminal Tipe A Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah, pada Minggu (30/3/2025). Petugas terminal segera mengevakuasi ibu dan bayi ke rumah sakit terdekat, namun bayi yang lahir prematur tersebut tidak dapat diselamatkan.

Peristiwa tersebut bermula ketika seorang penumpang bus yang sedang dalam perjalanan menuju Kabupaten Sragen ditemukan oleh penumpang lain di dalam toilet wanita terminal.

Saksi yang mendengar suara tangisan segera memberi tahu suami dan keluarga pemudik tersebut.

Setelah diperiksa, diketahui bahwa perempuan tersebut telah melahirkan bayi dalam usia kandungan lima bulan, yang tergolong prematur.

Kepala Terminal Tingkir Salatiga, Vicky Chandra Yanuar, menyampaikan bahwa petugas terminal segera bertindak cepat setelah menerima laporan adanya kejadian tersebut.

"Petugas rampcheck yang melihat kejadian ini langsung berkoordinasi dan membawa pasien ke RS Islam Tunas Harapan Salatiga, yang lokasinya berada di depan terminal," ujarnya.

Setelah dibawa ke rumah sakit, tim medis mencoba melakukan penanganan intensif. Namun, satu jam setelahnya, bayi prematur tersebut dinyatakan meninggal dunia.

"Bayi tidak bisa diselamatkan, sementara sang ibu masih dalam proses pemulihan," lanjut Vicky.

Diketahui, pemudik yang melahirkan tersebut tengah dalam perjalanan dari Kota Palembang menuju Kabupaten Sragen bersama suami dan keluarganya. Mereka melakukan transit di Salatiga karena ada penumpang lain yang turun di terminal tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian, mengingat kejadian melahirkan dalam perjalanan mudik seringkali menjadi tantangan bagi para pemudik yang tengah melakukan perjalanan jauh.

Petugas terminal mengimbau kepada pemudik agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan selama perjalanan, terutama bagi ibu hamil.*

(bs/n14)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru