Prabowo Tutup 750 BUMN Merugi, Langkah Berani demi Efisiensi Anggaran Negara
OlehEphraim NainggolanPEMERINTAH tengah menjalankan salah satu langkah perampingan terbesar dalam sejarah pengelolaan Badan Usaha Milik Neg
OPINI
PEKALONGAN - Demonstrasi yang berlangsung di Kantor Wali Kota dan DPRD Kota Pekalongan pada Sabtu sore berakhir ricuh. Massa yang awalnya menggelar aksi protes dengan damai, mendadak merusak fasilitas umum dan melakukan penjarahan. Beberapa kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, dibakar, dan sejumlah barang berharga di dalam gedung perkantoran tersebut turut dijarah.
Salah satu saksi mata, Zidan (20), mengungkapkan bahwa ia tiba di kompleks pemerintahan sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, ia melihat beberapa gedung sudah terbakar. "Ada beberapa gedung yang kebakar. Dari depan sampai belakang. Tadi aku nggak sengaja lewat terus mampir ke situ," ujar Zidan.
Lebih lanjut, Zidan melihat massa yang sebagian besar terdiri dari remaja muda tengah melakukan penjarahan. Barang-barang seperti televisi, air conditioner (AC), printer, bahkan kotak tisu turut diambil oleh para pelaku. "Tadi lihat ada yang ambil printer, AC, televisi, kotak tisu aja ada yang ngambil. Massanya itu kaya masih remaja-remaja, masih muda," katanya.
Zidan juga menambahkan bahwa situasi semakin mencekam karena tidak terlihat adanya aparat kepolisian di lokasi. "Iya takut, tadi sebentar aja. Aku lihatnya nggak ada polisi cuma ada tentara," jelasnya.
Sejumlah kendaraan yang diparkir di halaman kantor juga menjadi sasaran pembakaran oleh massa yang tidak terkendali. Kendaraan-kendaraan tersebut hangus terbakar, dan asap hitam membubung tinggi di sekitar lokasi. Kejadian ini menambah ketegangan yang sudah memuncak di tengah aksi demonstrasi.
Sampai berita ini diturunkan, pihak berwenang belum memberikan pernyataan resmi terkait jumlah kerugian material atau jumlah korban yang timbul akibat kerusuhan tersebut. Sementara itu, warga yang berada di sekitar lokasi meminta agar pihak keamanan segera bertindak tegas untuk mengendalikan situasi yang semakin memburuk.*
(j006)
OlehEphraim NainggolanPEMERINTAH tengah menjalankan salah satu langkah perampingan terbesar dalam sejarah pengelolaan Badan Usaha Milik Neg
OPINI
LANGKAT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara kembali menyalurkan bantuan sosial kepada anakanak panti asuhan. Kali ini
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri (Mend
NASIONAL
JAKARTA Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengumumkan rencana pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggulan be
PENDIDIKAN
MEDAN Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Medan meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan melakukan evaluasi terhadap pengelolaan pendapatan
KESEHATAN
MEDAN Anggota Komisi E DPRD Sumatera Utara, Hendra Cipta, meminta penyelenggara Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) meninjau kembali kebijaka
NASIONAL
MEDAN Mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, dipastikan akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi p
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara membantah informasi yang beredar mengenai dugaan ketidaksesuaian barang bukt
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengakui masih terdapat perbedaan penafsiran mengenai penerapan potongan aplikasi sebesar 8 p
NASIONAL
SIMALUNGUN Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Siantar, Senin (6/7/2026). Dalam kunjungan ters
PEMERINTAHAN