BREAKING NEWS
Jumat, 17 April 2026

Aksi Damai Berujung Ricuh, Polisi Amankan Tujuh Orang di Depan DPRD Binjai

- Senin, 01 September 2025 18:45 WIB
Aksi Damai Berujung Ricuh, Polisi Amankan Tujuh Orang di Depan DPRD Binjai
Ricuh aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Kota Binjai, Sumatera Utara, Senin (1/9/2025). (foto: tangkapan layar fb dini andriani)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BINJAIAksidemonstrasi yang digelar oleh gabungan mahasiswa dan masyarakat di depan Kantor DPRD Kota Binjai, Sumatera Utara, Senin (1/9/2025), sempat berlangsung tertib dalam dua gelombang.

Namun, pada sore harinya, demonstrasi tersebut berubah menjadi ricuh setelah sejumlah massa melemparkan benda ke arah aparat kepolisian yang berjaga di lokasi.

Aksi jilid pertama yang dimulai pukul 11.00 WIB, dan aksi kedua pada pukul 14.00 WIB, semula berjalan dengan aman dan damai.

Para peserta menyampaikan aspirasi mereka dengan orasi, spanduk, serta pertunjukan tari tradisional yang menggambarkan kritik sosial terhadap isu-isu nasional dan kebijakan pemerintah.

Namun, sekitar pukul 16.00 WIB, hujan deras mengguyur wilayah Kota Binjai.

Di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat, suasana mulai memanas ketika sejumlah oknum melakukan pelemparan ke arah barisan kepolisian, termasuk ke arah Kapolres Binjai, AKBP Bambang C. Utomo, yang berada di lokasi.

Melihat situasi yang berpotensi membahayakan, personel kepolisian yang dilengkapi tameng dan alat pengamanan segera melakukan tindakan pengamanan terhadap Kapolres serta mencoba memukul mundur massa aksi demi mencegah kericuhan lebih lanjut.

Massa pun akhirnya membubarkan diri secara tidak teratur.

Pihak kepolisian mengamankan tujuh orang yang diduga sebagai provokator dalam insiden pelemparan tersebut.

Salah satunya diketahui merupakan seorang pelajar, yang berdasarkan pantauan wartawan, mengenakan seragam putih abu-abu.

Namun hingga kini, belum dapat dipastikan apakah pelajar tersebut berasal dari jenjang SMA atau SMK.

Informasi mengenai status enam orang lainnya juga masih dalam proses konfirmasi.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru