AHY Pastikan Sekolah Rakyat di Medan Siap Beroperasi Pertengahan Juli 2026
MEDAN Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota M
PENDIDIKAN
JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa cuaca panas ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2025.
Suhu maksimum bahkan telah tercatat mencapai 37,6 derajat Celsius (°C) di beberapa wilayah.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menjelaskan, kondisi cuaca panas ini merupakan hasil kombinasi dari gerak semu matahari dan pengaruh Monsun Australia, yang mengakibatkan minimnya pembentukan awan di langit Indonesia.Baca Juga:
"Posisi gerak semu matahari saat ini berada di selatan ekuator. Ditambah lagi dengan penguatan angin timuran dari Monsun Australia yang membawa udara kering dan hangat, membuat radiasi matahari mencapai permukaan bumi secara maksimal," jelas Guswanto dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (15/10/2025).
Menurut data BMKG, suhu maksimum di atas 35°C tercatat secara luas di berbagai wilayah Indonesia, meliputi:
- Jawa bagian barat hingga timur
- Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Kalimantan Barat dan Tengah
- Sulawesi Selatan dan Tenggara
- Beberapa wilayah Papua
Pada 12 Oktober 2025, suhu tertinggi mencapai 36,8°C di Kapuas Hulu (Kalimantan Barat), Kupang (NTT), dan Majalengka (Jawa Barat).
Lalu sedikit menurun menjadi 36,6°C di Sabu Barat, NTT, keesokan harinya.
Namun, pada 14 Oktober, suhu kembali meningkat secara signifikan. Wilayah seperti Majalengka (Jawa Barat) dan Boven Digoel (Papua) bahkan mencatatkan suhu maksimum mencapai 37,6°C, tertinggi selama bulan ini.
Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menekankan bahwa tren suhu tinggi ini menunjukkan pola cuaca panas yang persisten, terutama karena dominasi massa udara kering dan minimnya tutupan awan.
Meskipun suhu udara tinggi mendominasi, BMKG juga mencatat potensi terjadinya hujan lokal akibat aktivitas konvektif yang masih bisa terjadi pada sore hingga malam hari, terutama di sebagian wilayah Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Papua.
"Tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca mendadak seperti hujan disertai petir dan angin kencang," tambah Guswanto.
Dengan kondisi cuaca panas yang diperkirakan masih akan berlangsung beberapa pekan ke depan, BMKG mengimbau masyarakat untuk:
- Menghindari paparan langsung sinar matahari pada siang hari
- Mencukupi kebutuhan cairan tubuh
- Menggunakan pelindung seperti topi atau payung saat beraktivitas di luar ruangan
- Waspada terhadap gejala dehidrasi dan heatstroke
BMKG juga meminta masyarakat tetap memantau perkembangan informasi cuaca resmi melalui kanal BMKG serta tidak mudah terpancing isu atau informasi yang belum terverifikasi.*
(bi/a008)
MEDAN Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota M
PENDIDIKAN
LANGKAT Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria memikul mesin outdoor AC sambil berjalan kaki sejauh sekitar dua kilometer viral d
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menjajaki kerja sama strategis dengan PT Rumah Tani Nusantara (RTN) guna memp
EKONOMI
JAKARTA Rencana pelibatan sekitar 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) dalam masa orientasi Program Sekolah Rakyat mendapat perhatian da
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengaku telah mengembalikan sebuah amplop yang ditinggalkan Bupati Kuantan Singingi
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, meminta aparat keamanan meningkatkan langkah pengamanan di Papua secara terukur menyu
NASIONAL
JAKARTA Praktisi agraria sekaligus mantan pejabat senior Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dr. Bud
NASIONAL
KEPULAUAN SERIBU PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melakukan rehab
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh menerima penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan Yayasan Lembaga Bantuan HukumKeadilan Indonesia (YLBH
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung progres pembang
PENDIDIKAN