BREAKING NEWS
Jumat, 22 Mei 2026

Bahlil Sebut Pemulihan Listrik Capai 93 Persen, Pemerintah Aceh Bantah: Baru 60–70 Persen, Warga Kecewa

Abyadi Siregar - Senin, 08 Desember 2025 20:10 WIB
Bahlil Sebut Pemulihan Listrik Capai 93 Persen, Pemerintah Aceh Bantah: Baru 60–70 Persen, Warga Kecewa
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (foto: bahlillahadalia/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH – Pemerintah Aceh meluruskan pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang sebelumnya menyebut pemulihan listrik di Aceh telah mencapai 93 persen dan menyala pada Sabtu malam.

Pemerintah daerah menilai informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi faktual di lapangan dan berpotensi menimbulkan kekecewaan warga.

Baca Juga:
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengatakan klarifikasi diperlukan demi menjaga kondusivitas masyarakat, terlebih banyak warga yang merasa bahwa informasi tersebut tidak mencerminkan situasi sesungguhnya.

"Banyak warga merasa kecewa dan berpotensi resisten terhadap tenaga PLN di lapangan," ujar MTA dalam keterangannya, Senin, 8 Desember 2025.

Menurut MTA, suplai listrik di tingkat jaringan menengah di seluruh Aceh saat ini baru berkisar 60–70 persen.

Sementara di Banda Aceh, tingkat keterpasangan listrik hanya berada pada kisaran 35–40 persen. Kondisi itu masih jauh dari klaim bahwa 93 persen wilayah Aceh telah menyala.

Pemulihan penuh untuk Banda Aceh baru dapat tercapai jika suplai tegangan tinggi dari Arun kembali normal, yang diperkirakan rampung hari ini atau besok.

"Saat ini hampir tidak ada persoalan pada jaringan tegangan rendah. Kendala terbesar berada pada jaringan menengah yang rusak cukup parah," kata MTA.

Sejumlah daerah terdampak berat, seperti Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Timur, disebut masih memiliki tingkat keterpasangan listrik di bawah 40 persen.

Adapun Kota Lhokseumawe mencapai sekitar 75 persen, sementara wilayah Barat Selatan berada pada kisaran 70–80 persen.

MTA menegaskan bahwa petugas PLN tengah bekerja maksimal untuk mempercepat perbaikan jaringan.

Hampir 1.000 personel tambahan didatangkan dari PLN Pusat untuk mempercepat pemulihan.

"Kami berharap kekeliruan penyampaian informasi ini tidak menimbulkan kemarahan masyarakat terhadap petugas di lapangan. Mereka bekerja siang dan malam," katanya.

Ia juga meminta semua pejabat publik lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan, terutama pada masa bencana ketika kondisi psikologis masyarakat sedang rapuh.

Baca Juga:

"Pernyataan yang tidak akurat berpengaruh pada kepercayaan publik terhadap pemerintah," ujar MTA.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa listrik di Aceh sudah menyala hingga 93 persen.

Pernyataan itu disampaikan saat Prabowo melakukan peninjauan pascabencana di Bireuen pada 7 Desember 2025.

Dalam dialog singkat tersebut, Bahlil menyatakan bahwa "seluruh Aceh, 93 persen malam ini nyala".

Namun data terbaru Pemerintah Aceh menunjukkan pemulihan belum mencapai angka tersebut.*


(d/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Posko Tanggap Darurat Polres Aceh Tamiang Tetap Layani Warga di Tengah Pemulihan Pascabanjir
Relawan ICMI Aceh Berlabuh di Kuala Langsa, Siap Distribusikan Bantuan Banjir ke Aceh Tamiang
BKSDA Aceh Turunkan Empat Gajah Bersihkan Kayu Pasca Banjir Pidie Jaya
Kapolres Aceh Tamiang Klarifikasi Isu Mayat dalam Mobil Terdampak Banjir: Tidak Ada, Hanya Bau Lumpur
Sanksi Berat Menanti! Gerindra Segera Gelar Sidang Etik Bupati Aceh Selatan
Bupati Aceh Selatan Diperiksa Kemendagri, Sebut Keberangkatan Umrah Saat Bencana “Fatal”
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Republik Rem Blong

Republik Rem Blong

OlehFathul WahidKATANYA, negeri ini sudah reformasi.Ibarat sebuah bus nama trayek diperbarui, nomor bus dicat ulang, slogan ditempel besar

OPINI