BREAKING NEWS
Selasa, 28 Juli 2026

Misteri Kematian Sutrimo Makin Dalam, RS Ungkap Fakta Saat Korban Tiba Berselimut Biru

Adelia Syafitri - Selasa, 28 Juli 2026 15:59 WIB
Misteri Kematian Sutrimo Makin Dalam, RS Ungkap Fakta Saat Korban Tiba Berselimut Biru
Suasana di Klinik Mordent Aesthetic Clinic di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang menjadi penemuan mayat pria bernama Sutrimo, Senin (27/7/2026). Puslabfor Polri sedang olah TKP. (Foto: KOMPAS/Pandi Ramedhan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTARumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring memastikan tim medis tidak menemukan adanya busa pada mulut maupun hidung Sutrimo saat korban tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada Kamis (23/7/2026). Keterangan tersebut disampaikan di tengah penyelidikan polisi terkait kematian misterius pria yang ditemukan tak sadarkan diri di halaman sebuah klinik kecantikan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Divisi Hukum RS Muhammadiyah Taman Puring, Ahmad, mengatakan korban datang menggunakan ambulans dalam kondisi sudah terbungkus selimut berwarna biru. Saat dilakukan pemeriksaan awal, tim medis tidak melihat adanya busa seperti yang beredar dalam foto di media sosial.

"Ketika sampai di rumah sakit, kami tidak melihat adanya busa. Kami juga tidak mengetahui dari mana informasi tersebut berasal," ujar Ahmad kepada wartawan, Senin (27/7/2026).

Baca Juga:

Ahmad menjelaskan, dokter kemudian melakukan pemeriksaan menggunakan Elektrokardiogram (EKG). Dari hasil pemeriksaan itu, tidak ditemukan lagi aktivitas jantung sehingga korban dinyatakan telah meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit.

Selain itu, hasil pemeriksaan luar juga tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

"Pasien atas nama Sutrimo dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring menggunakan ambulans luar. Berdasarkan pemeriksaan tim medis di UGD, pasien dinyatakan meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit," jelasnya.

Setelah dinyatakan meninggal, jenazah Sutrimo hanya menjalani proses pembersihan tanpa pemeriksaan lanjutan. Berdasarkan berita acara rumah sakit, penanggung jawab jenazah tercatat atas nama Febrio Adiono yang datang bersama tiga orang lainnya.

Tidak lama kemudian, sekitar sebelum pukul 12.00 WIB, jenazah diserahkan kembali kepada pihak keluarga dan rombongan untuk dibawa ke Banyumas, Jawa Tengah.

Sebelumnya, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7/2026). Korban kemudian dievakuasi ke RS Muhammadiyah Taman Puring, namun dinyatakan telah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Hingga kini, penyebab pasti kematian Sutrimo masih menjadi misteri. Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk keluarga korban, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, hingga pihak lain yang mengetahui rangkaian peristiwa tersebut.

Selain itu, penyidik juga mendalami rekam medis korban, riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal korban ditemukan, serta berbagai informasi lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Di sisi lain, beredar informasi di media sosial dan kalangan wartawan yang menyebut Sutrimo merupakan kepala rumah tangga di rumah dinas mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Namun, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan informasi tersebut masih dalam proses pendalaman.

"Masih didalami," kata Budi singkat.

Polda Metro Jaya menegaskan seluruh hasil penyelidikan akan disampaikan kepada publik setelah seluruh fakta, alat bukti, dan keterangan saksi berhasil dikumpulkan.* (k/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dasco Fasilitasi Perdamaian Hotman Paris dan Ketua Umum PWI, Laporan Polisi Segera Dicabut
Heboh Kabar Ajudan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tewas Ditembak, Polda Metro Jaya: Itu Hoaks
DPR Desak Polisi Segera Ungkap Kasus Kematian Sutrimo, Publik Tunggu Kepastian Hukum
Polisi Belum Temukan Indikasi Racun di TKP Kematian Sutrimo, Penyebab Masih Didalami
Polisi Dalami Kematian Sutrimo, Orang Dekat Eks Jampidsus Febrie, Benarkah Ada Kejanggalan?
Bawa Harapan Baru, Kahiyang Ayu Serahkan 62 Kursi Roda Adaptif untuk Anak Penyandang Cerebral Palsy di Simalungun
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru