BREAKING NEWS
Rabu, 29 Juli 2026

Kemarau Melanda Aceh Besar, Sumur Warga Mulai Kering dan Pasokan Air PDAM Tirta Montala Tersendat

T.Jamaluddin - Rabu, 29 Juli 2026 14:55 WIB
Kemarau Melanda Aceh Besar, Sumur Warga Mulai Kering dan Pasokan Air PDAM Tirta Montala Tersendat
Lahan pertanian warga yang gersang dan kering kerontang tidak bisa di tanam padi. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Kemarau tahun ini sangat terasa Air Sumut warga mulai kering ketersediaan air mulai berkurang. Lahan pertanian gak bisa di olah karena kering," ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Sabri, warga Kecamatan Lhoknga.

Ia mengaku khawatir kondisi lahan ilalang yang mengering dapat memicu kebakaran, terutama di kawasan menuju objek wisata Pantai Lampuuk.

"Kekeringan tahun ini yang kita khawatirkan kebakanar lahan Ilalang yang kering, karena sepanjang jalan ke tempat wisata Lam Puuk hampir semua di kelilingi lahan Ilalang kering," ujarnya.

Sementara itu, warga Kecamatan Peukan Bada juga menghadapi persoalan yang sama.

Selain sumur dan sumur bor yang mulai mengering, pasokan air dari PDAM Tirta Montala disebut tersendat sehingga kebutuhan air bersih sehari-hari sulit terpenuhi.

Akibat kondisi tersebut, sebagian warga terpaksa mencari sumber air ke daerah lain.

Salah seorang warga Lam Lumpu, Kecamatan Peukan Bada, Edi Rahmadi, mengaku harus mengambil air dari sumur milik keluarganya di Lam Lhom untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Kondisi ini dinilai semakin menyulitkan masyarakat, terutama bagi keluarga yang tidak memiliki sumber air cadangan di sekitar tempat tinggalnya.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Besar segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi krisis air bersih yang mulai dirasakan di sejumlah kecamatan.

Selain memastikan distribusi air bersih tetap berjalan, masyarakat juga berharap ada upaya antisipasi terhadap potensi kebakaran lahan apabila musim kemarau berlangsung lebih lama.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Aceh Bangkit Usai Bencana, Rp231 Miliar Digelontorkan untuk Pulihkan Sawah dan Irigasi Petani
Kursi Wamentan Masih Kosong, Amran Serahkan Penentuan Pengganti kepada Prabowo
Polres Tanjab Timur Musnahkan 4,7 Ton Bawang Merah Ilegal Asal Batam, Lima Orang Diamankan
Kemarau Melanda Aceh Besar, Warga Pekan Bada Krisis Air Bersih dan Ribuan Hektare Sawah Mengering
Pansus DPRD Batu Bara Soroti Kewajiban Kebun Plasma 20 Persen, HGU PT Socfindo Tanah Gambus Jadi Perhatian
Kementan Kucurkan Rp2,5 Triliun untuk Pulihkan Sawah dan Kebun Terdampak Bencana di Aceh, Mualem Minta Anggaran Dimaksimalkan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru