Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
KARO — Tepat sebulan berlalu, dugaan keracunan yang melibatkan ratusan murid dari dua sekolah akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo kembali terjadi.
Kali ini, lebih dari 20 murid Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Merdeka, Kabupaten Karo, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program MBG pada Senin, 14 September 2026 siang.
Para murid yang diduga mengalami keracunan tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Amanda Berastagi untuk mendapatkan perawatan.
Baca Juga:
Dokter RSU Amanda, David Leo Ginting, membenarkan sekitar 20 murid SMKN 1 Merdeka masuk ke rumah sakit dengan dugaan keracunan MBG.
"Benar, sekitar 20 murid tadi masuk ke Rumah Sakit Amanda diduga keracunan MBG. Namun begitu, pihak dokter di lingkungan Rumah Sakit Amanda yang menanganinya," ungkapnya.
Kepala Sekolah SMKN 1 Merdeka, Mbina Bangun, belum memberikan keterangan ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp terkait dugaan keracunan yang dialami para siswanya.
Hal serupa juga terjadi ketika Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Wilayah IV Provinsi Sumatera Utara, Zulkarnain Barus, dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut.
Pesan WhatsApp yang dikirim telah masuk, namun dalam hitungan detik Zulkarnain tidak dapat kembali dihubungi.
Koordinator Wilayah (Korwil) Karo Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumber Citra Sembiring juga belum memberikan respons terkait dugaan keracunan yang dialami murid SMKN 1 Merdeka.
Dugaan keracunan tersebut disebut berkaitan dengan makanan yang disuplai SPPG Cinta Rakyat, Yayasan Mbuah Page Nusantara.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kondisi para murid yang menjalani perawatan maupun penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi sekitar sebulan setelah kejadian dugaan keracunan MBG yang sebelumnya menimpa murid dari dua sekolah di wilayah Kabupaten Karo.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.