BREAKING NEWS
Rabu, 29 April 2026

Sakit dan Kesulitan Ekonomi! Driver Ojek Online di Medan Meninggal di Tempat Tunggu Orderan

BITVonline.com - Selasa, 13 Agustus 2024 04:51 WIB
Sakit dan Kesulitan Ekonomi! Driver Ojek Online di Medan Meninggal di Tempat Tunggu Orderan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN –Darwin Mangudut Simanjuntak, seorang driver ojek online berusia 49 tahun, ditemukan meninggal dunia di Jln. Sutomo No. 111 A/B/C, Medan, Sumatera Utara pada Minggu (11/8/2024). Darwin meninggal dunia dalam keadaan yang sangat tragis, setelah mengantre orderan dari Mi Keriting Siantar Ahok untuk customernya. Kabar duka ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena Darwin diketahui tengah menghadapi kondisi kesehatan dan finansial yang sulit.

Menurut keterangan yang diperoleh dari Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, AKP Budiman Simanjuntak, saat itu Darwin sedang sakit, dengan riwayat penyakit asam urat yang cukup mengganggu kesehatannya. “Darwin memiliki riwayat asam urat dan saat kejadian, kondisinya memang sedang tidak sehat. Berdasarkan informasi dari saksi, ia bahkan belum makan selama satu hari,” ujar Budiman dalam keterangan pers pada Selasa (13/8).

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa sebelum meninggal, Darwin harus dibonceng oleh rekan kerjanya untuk menuju gerai Mi Keriting Siantar Ahok. Ini disebabkan oleh kondisi kesehatannya yang memburuk dan juga kekurangan uang untuk membayar orderan. “Darwin meminjam uang dari rekannya karena tidak memiliki dana untuk membayar orderan yang dipesan secara tunai,” tambah Budiman.

Darwin diketahui tinggal sendirian di Asrama Glugur di Medan dan tidak memiliki keluarga dekat di kota tersebut. Kondisi ini membuatnya semakin rentan dan kesulitan dalam menghadapi masalah-masalah yang muncul. “Darwin hidup sebatang kara di Medan, dan setelah kejadian, jasadnya dijemput oleh adiknya dari Kota Siantar,” jelas Budiman.

Sebelum meninggal, Darwin sempat curhat kepada salah satu saksi, Merpida Sibarani, tentang kesulitan yang dihadapinya, termasuk belum makan selama satu hari. “Dia sempat mengatakan kepada Merpida bahwa dia tidak makan lagi sehari sebelum kejadian,” ungkap Budiman.

Setelah meninggal, jasad Darwin dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum akhirnya diserahkan kepada keluarganya. Kematian Darwin membuka tabir kesulitan hidup seorang pekerja ojek online yang terpaksa bertahan dalam situasi sulit, baik dari segi kesehatan maupun finansial.

Kejadian ini menjadi pengingat akan tantangan yang dihadapi banyak pekerja informal di Indonesia, yang seringkali harus berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka sambil menghadapi risiko kesehatan dan ketidakpastian ekonomi. Pihak berwenang diharapkan dapat memberikan dukungan lebih lanjut kepada pekerja seperti Darwin agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru