BREAKING NEWS
Kamis, 09 Juli 2026

B50 Resmi Diluncurkan, Apa Dampaknya bagi Harga Sawit dan Petani?

Dharma - Kamis, 09 Juli 2026 16:59 WIB
B50 Resmi Diluncurkan, Apa Dampaknya bagi Harga Sawit dan Petani?
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Kondisi itu diperkirakan menyebabkan potensi kerugian petani sawit nasional mencapai sekitar Rp499 miliar hingga Rp500 miliar setiap bulan.

Bagi GAPKI, persoalan utama bukan berada pada program B50, melainkan kemungkinan pemerintah kembali menaikkan tarif pungutan ekspor apabila penerimaan dana sawit menurun akibat berkurangnya ekspor.

"Kalau kemudian pungutan ekspor berkurang lalu PE dinaikkan lagi, maka ini yang akan menekan harga CPO dalam negeri dan juga harga TBS petani," tegas Eddy.

Karena itu, GAPKI berharap pemerintah tetap menjaga keseimbangan antara kebutuhan pendanaan program biodiesel dan keberlanjutan industri sawit nasional agar manfaat B50 benar-benar dirasakan petani.

Di sisi pasokan, GAPKI memastikan produksi CPO nasional masih mencukupi untuk mendukung implementasi B50.

Tambahan kebutuhan diperkirakan sekitar 1,74 juta ton dan masih dapat dipenuhi dari produksi nasional.

"Seharusnya tahun ini produksi cukup untuk mendukung B50, kebutuhan sekitar 1,74 juta ton," kata Eddy.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan Indonesia kini tidak lagi mengimpor solar setelah mandatori biodiesel ditingkatkan dari B40 menjadi B50.

Hal tersebut disampaikan Bahlil saat peluncuran B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Kamis (9/7/2026), di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Bahlil, konsumsi solar nasional mencapai sekitar 38 juta hingga 40 juta kiloliter setiap tahun.

Sebelum program B50 diterapkan, Indonesia masih mengimpor sekitar 3 juta hingga 4 juta kiloliter solar setiap tahunnya.

"Dengan implementasi B50, maka alhamdulillah kita tidak lagi melakukan impor produk solar ke negara kita. Dan ini adalah pertama kali, Bapak," ujar Bahlil.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Siapkan Pleidoi
Prabowo Resah Indonesia Belum Lolos ke Piala Dunia: Jangan Anggap Enteng, Mana Erick Thohir?
Bahlil: Indonesia Tak Lagi Impor Solar Berkat B50, Hemat Devisa Rp170 Triliun
Prabowo Resmikan Biosolar B50, Indonesia Jadi Negara Pertama di Dunia Terapkan Mandatori Biodiesel 50 Persen
Pemprov Sumut Alokasikan Rp64,2 Miliar untuk Perbaikan Jalan di Langkat, Jembatan Baru Juga Dibangun
Rico Waas Dorong Restoran dan Kafe di Medan Gunakan QRESTO, Sistem Pajak Digital yang Lebih Transparan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru