BREAKING NEWS
Kamis, 09 Juli 2026

B50 Resmi Diluncurkan, Apa Dampaknya bagi Harga Sawit dan Petani?

Dharma - Kamis, 09 Juli 2026 16:59 WIB
B50 Resmi Diluncurkan, Apa Dampaknya bagi Harga Sawit dan Petani?
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ia menjelaskan, sebelum diterapkan secara nasional, B50 telah menjalani uji coba selama enam bulan pada berbagai jenis kendaraan dan moda transportasi, mulai dari kereta api, bus, kapal, hingga berbagai merek mobil dari Asia maupun Eropa.

"Jadi ini dari Asia sampai Eropa semua (merek mobil) kita bikin. Kapal-kapal semuanya kita tes. Dan alhamdulillah hasil tesnya ternyata kualitas B50 jauh lebih baik daripada B40," katanya.

Selain mengurangi impor solar, pemerintah memperkirakan implementasi B50 dapat meningkatkan penghematan devisa dari sekitar Rp133 triliun pada program B40 menjadi sekitar Rp170 triliun.

Program ini juga diproyeksikan mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja dari sekitar 1,8 juta orang menjadi 2,1 juta orang, sekaligus menurunkan emisi gas rumah kaca dari sekitar 39,66 juta ton CO2 menjadi sekitar 44,46 juta ton CO2.

Meski dinilai membawa banyak manfaat bagi sektor energi dan industri sawit, sejumlah pelaku usaha berharap pemerintah tetap menjaga kebijakan fiskal, khususnya terkait pungutan ekspor, agar keuntungan dari meningkatnya permintaan CPO tidak justru berkurang akibat beban biaya yang lebih tinggi.* (km/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Siapkan Pleidoi
Prabowo Resah Indonesia Belum Lolos ke Piala Dunia: Jangan Anggap Enteng, Mana Erick Thohir?
Bahlil: Indonesia Tak Lagi Impor Solar Berkat B50, Hemat Devisa Rp170 Triliun
Prabowo Resmikan Biosolar B50, Indonesia Jadi Negara Pertama di Dunia Terapkan Mandatori Biodiesel 50 Persen
Pemprov Sumut Alokasikan Rp64,2 Miliar untuk Perbaikan Jalan di Langkat, Jembatan Baru Juga Dibangun
Rico Waas Dorong Restoran dan Kafe di Medan Gunakan QRESTO, Sistem Pajak Digital yang Lebih Transparan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru