Zulhas menekankan pentingnya kontribusi positif dalam setiap keadaan.
Ia percaya bahwa meskipun menghadapi kritik dan tantangan, seorang pemimpin harus tetap berjiwa besar dan tidak membiarkan perasaan negatif menghalangi pekerjaan mereka.
Dalam kesempatan tersebut, Zulhas juga mengungkapkan betapa pentingnya menjaga jiwa lapang dan tidak terjebak dalam persaingan atau sakit hati terkait pencapaian orang lain.
"Saya lapang, tidak pernah dendam atau sakit hati. Kita luas lapang, walaupun gajinya sedikit," katanya, menutup diskusi dengan prinsip kehidupan yang ia pegang teguh.*