"Daripada menantang debat Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaya, sebaiknya Adian Napitupulu menantang debat dahulu Ketua Badan Anggaran sekaligus rekan separtai beliau Buya Said Abdullah, atau lebih menarik kalau Adian berdebat dengan dirinya sendiri selaku anggota DPR yang turut menyetujui APBN," kata Habiburokhman, Rabu (4/3/2026).
Adian mengutip Pasal 22 UU Nomor 17 Tahun 2025 dan Peraturan Presiden Nomor 118 Tahun 2024, yang menyebutkan alokasi untuk Badan Gizi Nasional sebesar Rp 223,5 triliun dari total anggaran pendidikan Rp 769 triliun.
"Kami menyampaikan fakta ini sebagai bentuk penghormatan terhadap konstitusi dan tata kelola negara yang transparan," kata Adian.
Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa dana MBG tidak mengganggu alokasi Kementerian Kesehatan maupun Kementerian Pendidikan.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa anggaran untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, serta siswa dan santri masuk dalam rincian output fungsi kesehatan dan pendidikan, sehingga tidak mengurangi jatah kementerian terkait.
"Alokasi anggaran MBG di bidang pendidikan dan kesehatan tidak mengurangi pagu kementerian, yang justru meningkat dari tahun ke tahun," kata Dadan.
Program MBG menjadi sorotan publik karena besarnya alokasi dari anggaran pendidikan, namun pemerintah dan DPR menekankan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari efisiensi dan peningkatan kualitas layanan publik bagi anak-anak dan kelompok rentan.*
(d/dh)
Editor
: Adam
Jawaban Pedas Habiburokhman: PDIP Kritik MBG, Debat Sama Buya Said Abdullah Dulu!