BREAKING NEWS
Rabu, 16 September 2026

Razman Nasution Minta JK Maafkan Ade Armando Cs usai Dilaporkan 40 Ormas Islam

Dharma - Rabu, 13 Mei 2026 07:37 WIB
Razman Nasution Minta JK Maafkan Ade Armando Cs usai Dilaporkan 40 Ormas Islam
Direktur Eksekutif Icon Watch, Razman Arif Nasution. (Foto: rctiplus)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Direktur Eksekutif Icon Watch, Razman Nasution, meminta Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, memaafkan Ade Armando, Grace Natalie, serta Permadi Arya yang dilaporkan oleh aliansi 40 organisasi masyarakat (ormas) Islam ke Bareskrim Polri.

Pernyataan itu disampaikan Razman dalam program televisi Rakyat Bersuara bertajuk "40 Ormas Lapor Polisi, Ade Armando Cs Terancam Pidana?" yang disiarkan Selasa (12/5/2026).

Dalam pernyataannya, Razman menyinggung peran Jusuf Kalla dalam mendamaikan berbagai konflik besar di Indonesia, mulai dari Aceh, Ambon hingga Poso.

Baca Juga:

"Kalau Pak JK bisa mendamaikan konflik di Aceh lewat Perjanjian Helsinki, kemudian Ambon dan Poso, apa sih susahnya bagi Pak JK memaafkan," ujar Razman.

Ia kemudian secara terbuka memohon agar Jusuf Kalla memberikan maaf kepada pihak-pihak yang dilaporkan terkait polemik potongan video ceramah JK yang beredar di media sosial.

"Malam hari ini, saya mohon Pak JK, Bapak maafkanlah Ade Armando, Grace Natalie, bahkan Abu Janda," katanya.

Razman juga menekankan bahwa sikap memaafkan memiliki kedudukan mulia dalam ajaran Islam. Dalam kesempatan itu, ia turut mengutip Surah An-Nur ayat 22.

Sebelumnya, Aliansi Ormas Islam yang diklaim terdiri dari 40 organisasi melaporkan Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan tersebut berkaitan dengan unggahan dan komentar mengenai potongan video ceramah Jusuf Kalla di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Para pelapor menilai para terlapor telah melakukan framing dan mempengaruhi opini publik terkait isi ceramah JK.

Menanggapi laporan tersebut, Ade Armando menegaskan dirinya tidak merasa bersalah dan membantah tudingan mengadu domba maupun memprovokasi publik.

"Saya tidak pernah mengadu domba, memprovokasi, menghasut siapa pun, bahkan untuk membenci JK nggak pernah," ujar Ade.

Sementara itu, Grace Natalie juga menyatakan unggahan yang dibuatnya di media sosial merupakan pendapat pribadi sebagai warga negara dan tidak melanggar hukum.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rapimnas IV PJS Digelar di Jakarta, Fokus Konsolidasi Organisasi dan Target Verifikasi Dewan Pers
Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Berperan Strategis Menjaga Ketahanan Nasional
Kalapas Labuhan Ruku Sambut Humanis Aksi Unjuk Rasa Wartawan, Utamakan Dialog dan Keterbukaan Informasi
Yusril Dorong Reformasi Penggunaan Brimob Saat Tangani Unjuk Rasa, Tekankan Hindari Pendekatan Militeristik
Kader PDIP Medan Ajukan Gugatan ke Mahkamah Partai, Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART Pengurus DPC
Heboh Isu Kebocoran Data BBM di Dark Web, ESDM Pastikan Itu Informasi Publik Terbuka
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru